Tangguhkan Kebutuhan Dapur, Tim PKK Desa Jatirejo Galakkan Pawon Urip

524 0

LUMAJANG – Menuju ketangguhan kebutuhan dapur warga, Tim PKK Pemerintah Desa Jatirejo Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang terus menggalakkan program Pawon Urip dengan menanam tanaman empon-empon, tanaman sayur mayur dan tanaman jenis buah buahan.

Sebagaimana diketahui, Pawon Urip merupakan program Tim Penggerak PKK yang terus digaungkan oleh Ibu Hj Musfarina Thoriq, selaku Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, untuk menggugah semangat masyarakat agar aktif melaksanakan kegiatan Pawon Urip.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jatirejo, Ririn Fitriani mengatakan bahwa kegiatan Pawon Urip ini bertujuan untuk menggelorakan kembali kepedulian dan gotong-royong masyarakat.

“Kami bersama warga terus menggelorakan semangat melaksanakan Program Pawon Urip di Desa Jatirejo ini. Hari ini kami tengah sibuk mempersiapkan lomba Pawon Urip di tingkat Kabupaten. Sebelumnya Pawon Urip Desa Jatirejo meraih juara 1 lomba Pawon Urip tingkat Kecamatan,” kata Ririn, Senin (8/11/2021).

Ririn menuturkan bahwa Program Pawon Urip di Desa Jatirejo ini merupakan simbol kebangkitan semangat bersama warga membangun solidaritas sosial antar tetangga dalam kaitan kebutuhan dapur sehari-hari.

“Kami berharap dengan tanaman empon-empon, tanaman sayur yang ada dapat menjadi pendukung kebutuhan sehari hari dapur warga. Sebab, dengan terpenuhinya kebutuhan dapur, paling tidak hal ini sedikit mengurangi pengeluaran belanja,” tuturnya kepada media ini.

Sementara Kepala Desa Jatirejo Richo Prile Jevise mengaku bangga dengan adanya program pawon urip tersebut. Ia mengungkapkan adanya manfaat yang dapat dirasakan oleh warga desanya disamping dapat membangun nilai gotong royong antar warganya.

“Prigram pawon urip ini benar benar bermanfaat sekali. Dengan menanam sayur, bumbu dapur dan tanaman buah buahan, masyarakat bisa berdaya secara mandiri, termasuk perawatan tanaman dengan menggunakan pupuk organik yang di buat sendiri oleh warga. Artinya, tanaman di pawon urip itu tidak menggunakan kimia,” ujar Kepala Desa berusia 33 tahun itu saat ditemui di ruang kerjanya.

Dalam kesempatan itu pihaknya juga menjelaskan tentang rencana program membangun desanya ke depan. Ia mengemukakan niatnya membangun Desa dengan program kelorisasi dan lombok. Disebutkan olehnya, rencana itu bakal diwujudkan melalui penanaman pohon kelor dan lombok di pinggir jalan jalan desa. (bam)

Related Post