PROBOLINGGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Probolinggo, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pembentukan 24 anak cabang (Ancab), Rabu (17/11/ 2021).
Rakor dihadiri oleh Dewan Pembina APKLI Oka Mahendra dan juga Ketua DPC APKLI Kabupaten Probolinggo, Zaini.
Dalam kesempatan itu Oka menyampaikan, APKLI ini akan dapat memberikan kesejahteraan lebih kepada para pedagang kaki lima di Probolinggo.
“Segala kegiatan kegiatan yang ada di APKLI ini sekaligus menjadi jembatan bagi para pedagang kaki lima untuk mendapat kemudahan dari dinas terkait,” kata Oka.
Menurutnya, dengan adanya APKLI ini keadaan pedagang kaki lima sudah harus berbeda dengan keadaan sebelum APKLI ada.
“Jika APKLI sudah ada namun keadaan pedagang kaki lima Probolinggo masih tidak berubah, ya itu percuma namanya. Percuma saja ada APKLI,” ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo dari Partai Golkar tersebut.
Sementara Zaini, Ketua DPC APKLI Kabupaten Probolinggo menyampaikan kepada awak media bahwa di 24 Kecamatan sudah terbentuk Anak Cabang (Ancab) APKLI Probolinggo.
“Kurang lebih tiga ribuan pedagang kaki lima yang sudah tergabung di APKLI,” ujar Zaini.

Ia pun menjelaskan adanya program unggulan APKLI, yakni pihaknya akan membentuk koperasi di masing masing kecamatan dengan target minimal 50 anggota per kecamatan
(wat)



