Budi Ali Hidayat, Kasie Bimas Islam Kota Cimahi Raih Penghargaan Dari KPK

950 0

CIMAHI –
Dalam kegiatan Hari Amal Bakti Ke -76 Kementrian Agama Kota Cimahi,Dihadiri langsung oleh Plt.Walikota Cimahi Let.kol.(Purn) Ngatiyana tampak cukup meriah, kegiatan diisi dengan penampilan Drumband dari salah satu sekolah, kegiatan donor darah ditutup dengan Sholat Istighosah Segenap jajaran di lingkungan Kemenag Kota Cimahi.

Dalam kegiatan Hari Amal Bakti ke -76 Kementrian Agama Kota Cimahi yang jatuh pada tanggal 03 Januari 2022, disamping kemeriahan juga ada prestasi yang diraih salah seorang Staf Kementrian Agama Kota Cimahi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Budi Ali Hidayat, yang menduduki jabatan sebagai Kasie.Bimas Islam Kemendag Kota Cimahi, bersama tujuh orang lainnya dari seluruh Indonesia, mendapatkan penghargaan dari KPK karena melaporkan gratifikasi secara rutin kepada Lembaga Pemberantas Korupsi tersebut.

Jika dibandingkan dengan penghasilan Budi yang kabarnya hanya Rp4,8 Juta, sungguh hal yang luar biasa jika dibandingkan dengan pejabat yang tunjangan Kinerja Daerah (TKD) nya saja bisa berkali lipat nilai dari yang didapat seorang Budi Ali Hasan.

Saat ditemui di sela Acara Hari Amal Bakti Kemenag tingkat Kota Cimahi di ruang kerjanya, Budi Ali Hidayat menerima Wartawan dengan penuh kehangatan, ketika ditanyakan terkait perhargaan yang diterimanya dari KPK, Budi sedikit menceritakan pengalamannya,

Saya sempat mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan diantaranya dibilang sok sucilah, disudutkan bahkan dipertanyakan, namun saya berfikir mungkin mereka belum faham bahwa Gratifikasi merupakan akar dari tindak pidana korupsi, akhirnya ada juga yang faham dan mengikuti jejaknya, untuk melaporkan gratifikasi kepada KPK, Ungkap Budi.

Sungguh sesuatu yang berbanding terbalik, saat banyaknya tindakan korupsi, gratifikasi sudah merupakan budaya.

Seorang Budi Ali Hidayat mencontohkan hal yang sebaliknya, maka sangatlah wajar dan tidak berlebihan jika KPK sebagai Institusi yang menangani Korupsi memberikan apresiasi bagi Budi Ali Hidayat diantara 7 orang Se Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari KPK.

Hal ini merupakan Kritik bagi para Elite, bahkan menurut Sosilog UGM, Arie Sujito, pemberian penghargaan kepada orang-orang biasa itu merupakan sebuah kritik bagi kaum Elite, bahwa orang biasa saja bisa menunjukan integritasnya.

“Ini jadi bukti nyata, tidak cukup untuk mengingatkan para elite agar sadar dan tidak melakukan tindak pidana korupsi.” Ungkapnya

Semua dikembalikan kepada pribadi masing-masing, jika ada niat dan kesempatan serta dilakukan bersama-sama, kejahatan tindak pidana korupsi akan sulit diberantas.

“Semoga di Kota Cimahi akan ada Budi yang lainnya, sehingga bisa menjadi contoh untuk belajar berintegritas sesungguhnya,” Tandasnya. (Achmad $)

Related Post