Tower Protelindo Sementara (Combat) dibangun Berdampingan Dengan Jaringan Sutet.

2309 0

Cimahi,Jumat(28/01/2022)
Sebuah Tower telekomunikasi sementara ( Combat) dilahan Fasilitas umum (Taman) yang berada di dalam kawasan perumahan Nusa Hijau RT 07-RW 18 Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara,Tower Combat ini dibangun sementara sebelum membangun Tower permanen yang letaknya tidak jauh dari Tower Sementara yang berdiri saat ini,Namun yang menjadi pertanyaan adalah posisi tower yang berada dibawa jaringan Sutet PLN,sehingga terkesan beresiko apalagi dimusim layang-layang yang biasanya menggunakan kawat rem,bisa dibayangkan jika kawat yang digunakan untuk menaikan layang-layang tersebut menempel antara jaringan sutet dengan tower combat. Jika terjadi rubuhnya menara ke arah jaringan sutetpun sangat berbahaya.

Saat awak media melakukan pantauan di lokasi serta menanyakan kepada warga yang tinggalnya termasuk Area Rubuh Tower juga meminta konfirmasi kepada pengurus RT,jawabannya hanya mempersilahkan menanyakan kepada pihak Protelindo sebagai penyewa Taman yang digunakan untuk mendirikan Tower sementara tersebut.
“Untuk mendirikan tower ini ijinnya dari Pak RT dan uang sewanya ajan digunakan untuk membangun Taman yang saat ini digunakan sebagai tempat berdirinya tower.”
Saat menemui Ketua RT 07-RW18 Perumahan Nusa Hijau Kelurahan Citeureup,Juhana mempersilahkan menghubungi pihak Protelindo.

Sementara dari Pihak Protelindo yang bertanggung jawab membangun Tower Sementara di Taman wilayah RT07-RW18 Perumahan Nusa Hijau saat dikonfirmasi melalui aplikasi WA,menjelaskan,
“Bahwa untuk pembangunan Tower sementara tidak memerlukan ijin ke Pemkot Cimahi namun hanya ijin wilayah saja dari masyarakat dan pengurus.”Jelasnya.
Namun Saat ditanyakan terkait resiko didirikannya Tower sementara yang berdekatan dengan jaringan Sutet kepada Dua orang dari pihak Protelindo,Penjelasannya saling bertolak belakang.
Sebut saja ucil, menerangkan jika membangun tower didekat jaringan Sutet itu sangat beresiko,karena ideal jaraknya sekitar 50 meter namun saat kami ukur dengan meteran digital jaraknya hanya 13 meter saja,tentu saja ini sangat beresiko dan selama ini dalam pengalaman saja dalam membangun Tower yang sangat dihindari adalah jaringan Sutet,saya sudah mewanti-wanti dan menanyakan kepada Koodinator dan rekan-rekan,namun saat saya datang peralatan sudah diturunkan sehingga saya tidak bisa berbuat apa-apa juga bukan kewenangan saya,Tower combat didirikan agar tower yang akan dibangun dan sedang di proses tidak dirijek oleh pusat,untuk kesepakatan dengan pihak wilayah saya tidak mengetahui karena untuk biaya sewa langsung dikirim oleh pihak kantor melalui Transfer namun kembali lagi bahwa saya tidak memiliki kewenangan dalam hal ini.” jelasnya.

Penjelasan dari pihak Protelindo yang lainnya,iksan malah berbanding terbalik,saat di konfirmasi melalui aplikasi WA menyatakan,
“Pendirian Tower sementara (Combat) tidak bermasalah dengan Sutet,karena batas ambang di angka 50 meter dari kabel ke Sutet,sementara untuk sewanya sudah kami bayarkan kepada RT dan RW setempat.” Jelasnya Singkat.

Achmad.

Related Post