WCDI Lumajang, Pelopori Terjaganya Kwalitas Sumber Daya Air

640 0

LUMAJANG — Puncak peringatan hari peduli sampah nasional hari ini Jumat, 04 maret 2022 dilaksanakan ceremonial bersih besih kali asem, acara didahului dengan apel 40 komunitas beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati, Msi bertempat di halaman Kelurahan Rogotrunan.

Dalam arahannya wakil Bupati Lumajang, Bunda Indah, menegaskan bahwa pentingnya peningkatan kualitas air bagi kehidupan, air adalah sumber kehidupan manusia untuk itu perlu dijaga dan menjaga sumber air nya tersedia cukup.

Acara ini dipelopori oleh komunitas World Day Clean Indonesia (WCDI) Kabupaten Lumajang yang diketuai oleh nur kholis ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memelihara sumberdaya air karena air adalah penyangga utama kehidupan.

“Dengan air yang bersih, maka ekosistem terjaga dan kualitas alam akan terjaga, ini penanda awal gerakan kami kami akan gaungkan gerakan ini lebih luas lingkupnya,” Ujar Nur Kholis.

Dra Hertutik, selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang menandaskan, bahwa sangat mengapresiasi gerakan komunitas yang peduli pada kebersihan lingkungan.

“Ini salah satu tupoksi kami, tanpa bantuan masyarakat dinas tidak akan mampu,” Tutur Hertutik.

Vendix selaku kordinator aksi kegiatan ini menandaskan, masyarakat harus sadar dan aktif turut juga dengan menjaga untuk membuang sampahnya pada tempat yang disediakan dan dipilah pilah berdasarkan jenisnya, ini sangat penting untuk pengolahan sampah itu di tempat pengolahan sampah akhir.

Terdapat hal yang menarik dari acara ini yaitu terlibatnya komunitas Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Lumajang, mereka berpartisipasi aktif ikut serta memungut sampah di area jembatan gambiran bersama beberapa komunitas lain seperti HKTI, AMS, SPMAA, BADAK 247, Indonesia Lumajang Sejahtera (ILS) dan Lumajang Mega Semeru (LMS) didampingi OPD terkait dari dinas koperasi dan PD Semeru.

Ali muslimin, selaku koordinator PPDI menekankan bahwa anggotanya sangat peduli pada lingkungan terbukti hari ini dengan segala keterbatasannya mereka masih berperan aktif ikut menjaga kelestarian alam utamanya sungai.

“Ini adalah kampanye moral agar masyarakat luas bisa bergerak dalam hal yang sama,” ujar Ali Muslimin.

Dalam kesempatan ini Iskhak Subagio selaku ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Dewan Pimpinan Cabang Lumajang berharap kegiatan ini bisa diadakan secara kontiyu dan tersebar se-kabupaten lumajang karena acara ini bisa menyadarkan masyarakat akan arti mengelola lingkungan utamanya sampah yang dampaknya sangat besar, saat banjir kali asem 2 (dua) tahun lalu dam gambiran ini jebol karena tumpukan sampah rumah tangga akhirnya 300 ha lebih sawah didaerah desa boreng tidak bisa ditanami padi, ini akan menurunkan produktivitas dan pendapatan petani, dia menghimbau masyarakat untuk merasakan derita petani saat sampah rumah tangga berupa plastik dan popok sekali pakai berserakan disawah, berpengaruh pada kesuburan tanahnya, mari sadar untuk membuang sampah pada tempatnya dan kelola sampah dengan benar untuk memperbaiki kualitas alam. (red)

Related Post