7 Desa Terima Penghargaan serta Bimtek Siskudes dan Sipades

0
84

BARITO UTARA- Dari sembilan puluh tiga Desa (93) diantaranya sebanyak tujuh (7) Desa di wilayah Kabupaten Barito Utara (Barut). Telah menerima Piagam penghargaan dan lencana Indek Desa Mebangun (IDM) yang berstatus desa mandiri tahun 2022, dari Kementerian Desa pembangunan daerah tertinggal dan tranmigrasi (Kemendes PDTT).

Piagam dan penghargaan lencana ke 7 Desa tersebut, diserahkan oleh Wakil Bupati Barito Utara Sugianto Panala Putra, SH setelah membuka kegiatan Bimtek dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur Desa berbasis Siskudes dan Sipades, di Aula Gedung STIE Muara Teweh, Senin ( 9/1/2023).

Dari ke 7 Desa yang menerima penghargaan itu yakni, Desa Paring Lahung Kecamatan Montallat, Desa Kandui, Desa Batu Raya I Kecamatan Gunung Timang, Desa Bukit Sawit Kecamatan Teweh Selatan, Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru, Desa Lemo II, Dasa Pendreh Kecamatan Teweh Tengah. 

Semtara itu dalam laporan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DissosPMD) Suparmi, S.ST.MT Menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini diikuti dari 93 desa se-Barito Utara, semuanya bertujuan agar perangakat desa mampu meningkatkan keterampilan dalam mengelola kebijakan keuàngan desa berjalan sebagaimana mestinya tepat sasaran, transparan, partisipatif dan akuntabel serta dilaksanakan secara tertib.  

Bupati Barito Utara H. Nadalsyah dalam sambutanya yang dibacakan melalui Wakilnya, Sugianto Panala Putra, SH mengatakan aplikasi Siskudes yang selalu update setiap tahunnya dengan versi terbaru tentu saja harus dipahami dan laksanakan dengan baik, demikian juga dengan penertiban pelaporan aset desa melalui aplikasi Sipades, yang saat ini dinilai masih belum optimal dilakukan oleh desa dan harus ditingkatkan karena pelaporan aset desa, ini merupakan salah satu indikator penilaian tata kelola keuangan desa dalam aplikasi MCP milik KPK.

Lebih lanjut Sugianto katakan, Sipades adalah aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Kementrian Dalam Negeri,  untuk pengelolaan aset desa serta untuk pengadministrasian dan inventarisir aset berupa barang milik desa yang berasal dari kekayaan desa, dibeli atau diperoleh atas beban anggaran pendapatan dan belanja desa. 

“Dengan adanya aplikasi ini dapat menertibkan penggunaan aset desa,  agar dapat berdaya guna dan berhasil guna bagi pemerintahan desa serta mempermudah pemerintah desa dalam menyampaikan laporan kekayaan milik desa, “harap Wabup Sugianto Panala Putra, SH mengakhiri sambutan Bupati.

Kegiatan Bimtek  dilanjutkan dengan pemberian materi kepada aparat desa, oleh Kepala BPKP Perwakilan Propinsi Kalimantan Tengah, Ari Setiono sebagai bimbingan teknis peningkatan kapasitas aparatur desa,  dalam bidang pengelolaan keuangan desa berbasis SISKUDES dan SIPADES.  (SS)