Stok Bahan Pokok di Pasar Pendopo Aman, Menjelang Lebaran Idul Fitri 1444 H
 

215 0

BARITO UTARA- Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah bersama rombongan Forkopimda dan Dinas terkait lainnya meninjau Pasar Pendopo Muara Teweh, guna mamastikan ketersediaan stok barang pokok dan kenaikan harga serta kondusifitas menjelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah tahun 2023 bertempat di pasar Pendopo Muara Teweh, Senin (17/4/2023).

Dalam kegiatan ini Bupati beserta rombongan berkeliling menyambangi sejumlah pedagang di Pasar Pendopo, untuk berkomunikasi secara langsung menanyakan ketersediaan stok sembako dan potensi kenaikan harga menjelang Hari Raya, ada beberapa komoditas pangan yang naik tetapi masih hal wajar, namun hal ini perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah, untuk pengendaliannya. 

“Adul, seorang pedagang sembako dipasar Pendopo mengatakan, adapun bahan pokok yang paling utama yaitu beras, gula pasir, minyak goreng, telur, ayam potong, daging dan bawang relatif aman dan untuk stok berlimpah dipasar Pendopo ini. Masalah ketersedian barang dan harga bahan pokok ini,  dipastikan stabil sampai menjelang lebaran.

Jangan sampai ada kemungkinan pedagang yang akan memanfaatkan kesempatan, untuk mencari keuntungan menjelang lebaran, untuk menaikan harga penjualan dan yang paling penting dilakukan pemerintah daerah, yaitu menjamin agar stok kebutuhan pokok dipasaran tetap tersedia dalam jumlah yang memadai, agar masyarakat  tidak sampai kesulitan mendapatkan kebutuhan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri, “harap Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah.

Sebelum melakukan peninjauan ketersediaan barang pokok di pasar Pendopo Muara Teweh, Barito Utara, terlebih dahulu Bupati Nadalsyah beserta rombongan Pemda, telah membagikan Parsel yang diberikan kepada 270 orang penerima dan dibagikan secara simbolis kepada 10 orang penerima pertama.

Parsel- parsel ini antara lain berisikan, bingkisan beras dalam kemasan 5 kilo gram, minyak goreng kemasan 1 liter, gula pasir 1 kg, susu cap enak 1 klg, Syrup 1 btl, Kopi kapal api 1 bks dan kue kering 1 klg. Parsel tersebut untuk meringankan beban, bagi warga Muara Teweh yang akan meksanakan lebaran Idul Fitri 1444 hijriah.

Terakhir Bupati beserta rombongan juga melakukan peninjauan pasar penyeimbang elpiji 3 Kg. Hal ini berjalan dengan lancar dan sudah dilaksanakan di Kawasan Waterfront City (WTC) di jalan Panglima Batur Muara Teweh atau disekitar Pasar Ramadhan,  adapun dari Pemantauan TIM HN Dinas Kominfosandi, warga yang membeli gas subsidi 3 kg wajib membawa indentitas KTP atau satu Warga per KTP dengan harga eceran tertinggi HET sebesar Rp. 24.000.  (SS)

Related Post