Oknum Nakes RSUD Cibabat Kurang Profesional Menangani Pasien Warga Kota Cimahi

0
1216

Cimahi,Sabtu(13/04/2024)
Sungguh miris seorang Ibu yang melakukan pengobatan terkait bengkaknya leher yang diakibatkan oleh cucunya yang masih bayi, sebut saja SY yang melakukan pemeriksaan akibat tendangan yang tidak sengaja oleh cucunya yang masih bayi,namun efeknya terjadi pembengkakan diarea leher.SY berharap mendapatkan tindakan medis karena kondisinya tidak makin memburuk dan terjadi pembengkakan di area leher sehingga akibat yang dirasakan sesak napas,sakit menelan ludah sekalipun badan terasa sakit semua bahkan terasa menjalar ke kepala dan dada,namun yang di takutkan pasien adalah jika terkena syarat.Namun pihak Nakes RSUD Cibabat hanya memegang lehernya saja dan langsung memberikan obat,padahal jangankan untuk minum obat menelan air liur sendiri saja sudah sakit,kemudian menganjurkan untuk berobat jalan padahal pasien SY merasakan sakit ke wilayah dada dan tangan mulai kesemutan,Akhir dalam keadaan jalan yang sempoyongan Pasien mencari Rumah sakit lain dan akhirnya mendapat penanganan di RS Mitra Kasih,bahkan sampai dilakukan Rontgen dan diberikan surat rujukan ke rumah sakit lain.

“Saya periksa ke RSUD berharap diberikan penangan karena efek dari leher yang sakit ternyata menjalar,napas menjadi sesak sulit untuk menelan,pusing dan jalan sempoyongan juga tangan juga sakit,tapi setelah dipegang area leher hanya diberikan obat,padahal jangankan untuk minum obat nelan air liur juga sakit.Akhirnya saya mencari rumah sakit yang lain,yakni ke rumah sakit Mitra Kasih,Alhamdulillah mendapat penanganan maksimal dilakukan Rontgen dan diberikan suntikan juga diberikan rujukan ke rumah sakit yang lain karena Dokternya belum ada,”Ungkap SY

Saat dimintai tanggapan terkait kinerja Nakes yang kurang baik melalui aplikasi WA,pihak RSUD yang menjawab melalui aplikasi WA menyatakan,

“Tadi siang sudah saya konfirmasi ke IGD dan katanya pasien tidak ada indikasi dirawat,” Jawab salah seorang Staf RSUD Cibabat.
Dari pihak Dinas kesehatan Kota Cimahi,waktu dimintai tanggapannya terkait kinerja Nakes RSUD Cibabat yang kurang baik melalui Aplikasi WA,menjawab,
“Maaf saya tidak memiliki kapasitas memberikan tanggapan,silahkan keterangan langsung dari pihak RSUD Cibabat,” Ungkapnya.

Sementara Ketua Umum LSM COBRA,Dedy Supriadi angkat bicara terkait perilaku Nakes RSUD yang kurang baik melakukan penanganan pasien khususnya warga Kota Cimahi,

Ketua LSM COBRA,Dedy Supriadi

“Saya berharap pihak RSUD Cibabat melakukan perbaikan yang lebih baik agar Image RSUD Cibabat lebih mendapat kepercayaan lagi dari Masyarakat khususnya bagi Warga Kota Cimahi.Saya sering dengar juga bahwa pelayanan RSUD Cibabat kurang respon dalam penanganan pasien dan kurang Gercep dan cenderung mengabaikan keluhan dari masyarakat,
Keluhan lainnya adalah Pasien sering mengeluhkan obat di Apotek RSUD Cibabat sering terjadi alasan tidak ada,sehingga pasien harus menebus atau membeli obat di Apotek di luar Rumah sakit.

Padahal dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional ” Pasien Rawat Inap sudah di cover termasuk biaya Ruangan, Biaya Inap, Jasa Dokter, Biaya Makan, Biaya Obat , Rumah Sakit harus menyiapkan semua itu, dan jika ada Pasien yang membeli Obat dari Luar Rumah Sakit Berkewajiban mengganti biaya Beli obat ini yang tidak diketahui Masyarakat dan tidak disosialisasikan oleh Pihak Rumah Sakit.

Dalam waktu dekat Kami rencananya akan melakukan Aksi untuk kebaikan pihak pengelola dan juga masyarakat,”Pungkas Ketua LSM COBRA ,Dedy Supriadi kepada awak media melalui Aplikasi WA.

Setelah Pasien SY mendapat rujukan untuk perawatan di Rumah sakit,Akhirnya dirawat di RSUP Hasan Sadikin.

Achmad $