HomeJawa TimurSanggar Seni Villa Dancer Kembangkan Tarian Khas Lumajang

Sanggar Seni Villa Dancer Kembangkan Tarian Khas Lumajang

 

LUMAJANG — Dihari ulang tahunnya yang ke 10, Sanggar Seni Villa Dancer memperingatinya dengan menampilkan Tari Uling yang diperagakan oleh sejumlah anak sekolah dasar (SD), bertempat di Wisata Hutan Bambu Desa Sumbermujur Kecamatan Candupuro, Minggu (9/8/2020).

Pimpinan Sanggar Seni Villa Dancer Tutik Pusparini, S.Pd., S.Sn saat dimintai keterangan melalui telepon selulernya, Senin (10/8/2020), mengatakan bahwa Tari Uling adalah salah satu tarian khas Kabupaten Lumajang.

Dikembangkannya tarian ini untuk membawa pengaruh positif terhadap perkembangan budaya, sekaligus menginformasikan tentang cerita sejarah Ikan Uling berukuran besar yang ada di sumber mata air Destinasi Wisata Hutan Bambu.

Advertisement

“Saat ini, kami sedang mengembangkan Tarian Uling untuk bisa dikenalkan kepada generasi muda tentang cerita sejarah Ikan Uling berukuran besar penghuni sumber mata air di wisata Hutan Bambu,” kata dia.

Dituturkan olehnya, dengan mengembangkan kesenian yang mempunyai nilai cerita sejarah, dapat memberikan informasi kepada generasi muda agar tidak melupakan adat istiadat atau kearifan lokal.

Menurutnya, hal itu sekaligus dapat memfilter budaya asing yang sangat cepat dan sangat mudah masuk dalam sisi kehidupan.

Diakuinya, dalam upaya melestarikan budaya dan seni, Sanggar Seni Villa Dancer kurang lebih sudah10 tahun didirikan, juga banyak merasakan perjuangan mengangkat berbagai jenis tarian yang memiliki nilai-nilai sejarah di Kabupaten Lumajang.

“Saya mendirikan sanggar ini sudah 10 tahun, dan Minggu (9/8/2020) kemarin kami memperingati ulang tahun yang ke-10, yang kebetulan ditempatkan di Destinasi Wisata Alam Hutan Bambu Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro,” ujarnya.

Ia berharap dukungan dari pemerintah agar Tari Uling semakin disukai dan dikenal banyak orang. Banyaknya kegiatan atau acara yang menghadirkan seni tradisional diyakini akan semakin memperkokoh posisi tarian khas daerah.

“Selama ini selain Tari Uling, kami telah menciptakan dan mengajarkan jenis tarian yang memiliki nilai sejarah Kabupaten Lumajang diantaranya, Tari Gunung Wayang, Tari Candi Gedong Putri. Dan, saat ini kami juga melatih Seni Karawitan kepada pelajar yang tergabung dalam kelompok Karawitan “Puspa Ning Budoyo”,” ungkapnya.

Selain dukungan pemerintah, Tutik juga berharap agar masyarakat luas khususnya orang tua, bersedia memperkenalkan budaya tradisional kepada anak-anak, karena dengan mengenalkan sejak dini kesenian tradisional pada anak, maka akan dapat menjadi fondasi yang kuat dari orang tua untuk mengajarkan anaknya mencintai seni budaya tanah air. (*)

RELATED ARTICLES

Most Popular