Home Blog Page 16

Polda Jatim Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Layanan OTP Ilegal, Tiga Tersangka Diamankan

SURABAYA – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur berhasil mengungkap dugaan tindak pidana manipulasi data dan penyalahgunaan data pribadi dengan modus registrasi SIM card menggunakan identitas milik orang lain untuk layanan kode OTP berbagai aplikasi digital.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, penyidik mengamankan tiga tersangka berinisial DBS, IGVS dan MA yang ditangkap di dua wilayah berbeda, yakni Bali dan Kalimantan Selatan.
Tersangka DBS dan IGVS diamankan di Denpasar, Bali, sedangkan tersangka MA diamankan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan perkembangan teknologi digital saat ini menjadikan data sebagai aset yang sangat bernilai, namun di sisi lain juga memunculkan ancaman kejahatan siber yang semakin kompleks.

“Di era transformasi digital saat ini, data telah menjadi aset strategis yang sangat bernilai,” ujar Kombes Abast saat konferensi pers di Gedung Ditressiber Polda Jatim, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi tidak hanya mengubah cara manusia berinteraksi, tetapi juga memengaruhi aspek sosial, ekonomi hingga keamanan.

“Kejahatan manipulasi maupun penyalahgunaan data pribadi dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat, baik secara psikologis maupun material,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan data pribadi merupakan bagian penting dari perlindungan hak masyarakat atas rasa aman dan privasi di ruang digital.

“Hal ini selaras dengan transformasi Polri Presisi yang menekankan pendekatan prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan dalam menghadapi tantangan kejahatan digital yang terus berkembang,” tambah Kombes Abast.

Sementara itu, Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Kombes Pol Bimo Ariyanto menjelaskan pengungkapan kasus tersebut bermula dari temuan aktivitas mencurigakan pada sebuah website yang diduga menyediakan layanan kode OTP secara ilegal.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan pendalaman, penyidik berhasil mengungkap jaringan tersebut,” kata Kombes Bimo.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, tersangka DBS diduga berperan sebagai pengelola website dan sistem yang digunakan untuk menyediakan layanan kode OTP menggunakan SIM card yang telah diregistrasi dengan data milik pihak lain.
Tersangka IGVS diduga berperan sebagai admin dan customer service yang melayani transaksi pembelian OTP serta mengelola operasional website.
Sedangkan tersangka MA diduga melakukan registrasi SIM card menggunakan data NIK dan KK milik orang lain yang diperoleh secara tidak sah.

Data tersebut kemudian digunakan untuk meregistrasi ribuan SIM card yang selanjutnya dipakai dalam layanan OTP berbagai aplikasi digital.

Penyidik saat ini masih melakukan pengembangan terkait sumber perolehan data pribadi yang digunakan dalam praktik tersebut.

“Berdasarkan analisa awal, data yang digunakan tidak hanya berasal dari Jawa Timur tetapi juga dari sejumlah wilayah lain di Indonesia,” jelas Kombes Bimo.

Ia menambahkan, sejak September 2025 para tersangka diduga telah menjalankan layanan OTP untuk berbagai aplikasi digital dan media sosial melalui website yang mereka kelola.

Layanan tersebut diduga berpotensi disalahgunakan untuk berbagai tindak kejahatan siber seperti phishing, scamming maupun penyalahgunaan akun digital lainnya.

“Modus ini diduga dapat menjadi salah satu sarana pendukung dalam tindak kejahatan siber karena pelaku hanya membeli akses OTP tanpa harus menguasai fisik SIM card,” terang Kombes Bimo.

Selain itu, penyidik juga masih mendalami proses registrasi SIM card yang menggunakan identitas milik pihak lain.

Dari hasil pengungkapan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa 33 modem pool, 11 laptop, delapan box berisi SIM card, tiga monitor, dua unit PC, dua Mac Mini, tujuh handphone serta 25.400 SIM card yang telah diregistrasi menggunakan data milik orang lain.

Selain itu turut diamankan rekening bank, akun dompet digital dan sejumlah perangkat elektronik lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, nilai transaksi dari aktivitas ilegal tersebut diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar sejak beroperasi pada September 2025.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 51 Ayat (1) Jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp12 miliar. (*)

Kades Abdullah: Program Setor Madu Sangat Bermanfaat dan Tepat Sasaran*

LUMAJANG – Program Setor Madu / Pelayanan Langsung Sehari Jadi Terpadu Pemkab Lumajang berlanjut di Balai Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang, Selasa 12 Mei 2026. Kegiatan berjalan aman dan lancar.

Sejak pagi, warga Labruk Lor antusias memadati balai desa. Selain ingin bertemu langsung Bupati Lumajang, warga memanfaatkan layanan jemput bola Dispendukcapil untuk mengurus administrasi kependudukan.

Setor Madu merupakan inovasi Pemkab Lumajang yang mendatangkan berbagai pelayanan publik terpadu ke tingkat kecamatan. Tujuannya mempermudah warga, mempercepat pelayanan, serta menyerap aspirasi secara partisipatif.

Empat Agenda di Balai Desa Labruk Lor
Dalam kunjungannya, Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, http://M.Si., yang akrab disapa Bunda Indah, menyaksikan langsung empat kegiatan:

  1. Penyerahan bantuan sound system untuk Majelis Taklim Fatayat dari dana hasil bagi pajak.
  2. Pembagian honor Satlinmas yang bersumber dari Dana Dusun.
  3. Penyaluran BLT Dana Desa kepada 15 KPM.
  4. Peninjauan langsung pelayanan Adminduk dari Dispendukcapil Lumajang.

Bupati: Dana Dusun Rp50 Juta untuk Keamanan Lingkungan
Dalam arahannya, Bunda Indah menekankan pentingnya gotong royong menjaga keamanan lingkungan. Pemkab Lumajang telah mengalokasikan Dana Dusun Rp50 juta per dusun.

“Dana Dusun harus segera dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pemasangan CCTV, PJU, dan honor Linmas. Keamanan lingkungan jadi tanggung jawab bersama,” tegas Bunda Indah.

Ia menambahkan, Setor Madu digelar untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan proses pelayanan di desa dan instansi berjalan baik.

Kades Abdullah Apresiasi Program Setor Madu
Kepala Desa Labruk Lor, H. Abdullah, menyampaikan terima kasih atas kelancaran kegiatan.

“Atas nama warga Labruk Lor, kami ucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ibu Bupati yang hadir di tengah masyarakat. Program Setor Madu ini sangat bermanfaat dan langsung tepat sasaran,” ujar Abdullah.

Menurutnya, warga sangat terbantu dengan hadirnya layanan Adminduk Dispendukcapil di balai desa. Pembagian BLT, honor Satlinmas, dan bantuan sound system juga menjadi wujud nyata pelayanan desa. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin baik,” tambahnya.

Warga: Urus KK Langsung Jadi
Suwardi, warga Labruk Lor, mengaku senang bisa mengurus Kartu Keluarga tanpa harus ke kantor Dispendukcapil.

“Alhamdulillah ngurusi KK langsung jadi. Terima kasih Bu Bupati dan Pak Inggih. Cukup ke balai desa, semua selesai. Gak perlu jauh-jauh ke kota,” ungkap Suwardi. *(jo/BB)

Patroli Kota Presisi Polres Kediri Sasar Bank dan Pasar, Utamakan Keamanan Masyarakat

Kediri— Aktivitas masyarakat di pusat keramaian menjadi perhatian dalam patroli Kota Presisi yang digelar Sat Samapta Polres Kediri Polda Jatim di wilayah Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Senin (11/5/2026).

Sejumlah titik yang ramai dikunjungi warga, mulai dari kawasan perbankan hingga pasar induk, menjadi sasaran patroli dialogis untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Patroli menyasar Bank BRI Pare dan Pasar Induk Pare. Selain memantau situasi kamtibmas, petugas juga berdialog langsung dengan petugas keamanan, juru parkir, dan masyarakat di sekitar lokasi.

Dalam patroli tersebut, personel memberikan imbauan terkait penataan kendaraan agar tidak mengganggu aktivitas pengunjung, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, hingga memastikan sistem pengamanan berjalan sesuai prosedur.

Petugas juga mengingatkan pentingnya optimalisasi CCTV, ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), serta informasi layanan darurat agar penanganan situasi dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi insiden.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP I Nyoman Sugita, S.E., M.Si., menegaskan bahwa patroli dialogis menjadi bagian dari upaya menjaga rasa aman masyarakat di titik-titik aktivitas publik.

“Keamanan di area publik seperti perbankan dan pasar harus dijaga bersama. Kehadiran personel di lapangan bertujuan memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan sejak dini,” ujar Kasat Samapta.

AKP Nyoman menambahkan, pendekatan humanis dalam patroli dinilai penting agar komunikasi antara petugas dan masyarakat dapat berjalan lebih efektif, termasuk dalam membangun kesadaran bersama terkait keamanan lingkungan.

Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga diharapkan mampu memperkuat rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Polrestabes Surabaya Amankan Tersangka Pencabulan Tujuh Anak Dibawah Umur

SURABAYA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya Polda Jatim melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), telah menetapkan dan mengamankan seorang tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.

Tersangka MZ berstatus sebagai mahasiswa sekaligus pengajar mengaji di salah satu yayasan pendidikan keagamaan yang berlokasi di Jalan Genteng Kali, Surabaya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tindakan tersebut diduga berlangsung sejak awal tahun 2025 hingga April 2026.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, dalam konferensi pers menjelaskan bahwa ketujuh korban merupakan santri asuh tersangka yang masih di bawah umur, dengan rincian usia antara 10 hingga 15 tahun.

“Para korban rutin menginap di yayasan setiap akhir pekan. Dalam momen tidur bersama di kamar tersangka, pelaku diduga melakukan perbuatan cabul berupa oral seks tanpa persetujuan korban,” ujar Kombes Pol Luthfi, Senin (11/5/26).

Tersangka MZ saat ini telah ditahan di Mapolrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penetapan tersangka didasarkan pada alat bukti yang cukup, termasuk keterangan saksi, keterangan korban, dan barang bukti berupa sejumlah pakaian yang kini dalam proses uji laboratorium forensik.

Atas perbuatannya tersangka MZ dengan pasal ketentuan pidana yang berlapis, mengingat korban adalah anak di bawah umur dan pelaku menyalahgunakan relasi kuasa/kepercayaan.

Polrestabes Surabaya saat ini terus melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada korban lain.

Unit PPA juga telah memberikan pendampingan psikologis intensif kepada seluruh korban sebagai bentuk perlindungan dan pemulihan trauma.

Kombes Pol Luthfi mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua santri di yayasan tersebut, agar segera melapor jika mengetahui atau mendapati anaknya mengalami tindak serupa.

“Keadilan dan keselamatan anak-anak adalah prioritas mutlak kami,” tegas Kombes Luthfi. (*)

321 WNA Pelaku Judi Online Akan Dipindahkan ke Sejumlah Kantor Imigrasi untuk Pemeriksaan Lanjutan

Jakarta – Sebanyak 321 warga negara asing (WNA) yang diamankan dalam pengungkapan kasus perjudian online jaringan internasional di Jakarta Barat dipindahkan ke sejumlah kantor imigrasi pada Minggu (10/05/2026) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pemindahan dilakukan sebagai bagian dari proses pendalaman dan koordinasi lintas instansi dalam penanganan perkara tersebut.

“Hari ini dilakukan pemindahan terhadap 321 WNA ke beberapa lokasi pemeriksaan keimigrasian untuk proses lebih lanjut,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Adapun rinciannya, sebanyak 150 orang dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim), kemudian 150 orang ke Direktorat Imigrasi Pusat, serta 21 orang lainnya ke Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Menurut Trunoyudo, langkah tersebut merupakan bagian dari proses penegakan hukum yang dilakukan secara simultan dan terintegrasi bersama stakeholder terkait.

“Proses ini masih terus berjalan secara berkelanjutan dan simultan, termasuk koordinasi dengan pihak imigrasi dalam rangka pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap praktik perjudian online jaringan internasional di wilayah Jakarta Barat dan mengamankan total 321 WNA dari berbagai negara saat tengah menjalankan aktivitas perjudian online.

SENAM PERWOSI DILAKSANAKAN OLEH PEMDES BABADAN UNTUK MEJAGA KESEHATAN DAN KEBUGARAN

NGAWI – GN,, Senam Perwosi adalah senam kebugaran yang digagas oleh Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) untuk meningkatkan kesehatan perempuan dan keluarga, seringkali dengan menggabungkan gerakan aerobik dan kearifan lokal.

Senam ini sering dilaksanakan di tingkat Kecamatan atau kabupaten. Kegiatan ini diikuti oleh peserta senam dari masing – masing desa yang ada di Kecamatan Pangkur, dan dihadiri oleh Ketua Perwosi Kabupaten ( ibu wabub Ngawi Ine Dwi Riyanto jatmiko), pelaksanaan bertempat di halaman kantor desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, 10 Mei 2026.
Untuk kegiatan senam Perwosi bertepatan dengan hari Ibu.
Dengan kegiatan ini diharapkan semakin banyak masyarakat Indonesia menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan memiliki kesadaran berolahraga. ( adv / din)

Upacara Hari Pendidikan Nasional Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026

Cimahi,Senin(04/05/2025)
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026, bertempat di Lapangan Apel Pemkot Cimahi, Senin (4/5/2026). Upacara dihadiri Wali Kota Cimahi Ngatiyana dan Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, besera para asisten, staf ahli, kepala Perangkat Daerah, Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah VII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ketua PGRI Kota Cimahi, Bunda PAUD Kota Cimahi, hingga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Cimahi.
Dalam amanatnya, Wali Kota mengatakan bahwa Hardiknas Tahun 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” merupakan momentum refleksi, koreksi, dan peneguhan komitmen untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak atas pendidikan bermutu, adil, dan memanusiakan. Sesuai dengan tema, pendidikan bukan hanya urusan sekolah atau pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama, yaitu keluarga, masyarakat, dunia usaha, media, dan seluruh elemen bangsa.
“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia, di mana proses dilaksanakan dengan asah, asih, dan asuh. Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, kemandirian, dan kepribadian yang utuh,” ujarnya.
Ngatiyana menyoroti masih adanya berbagai persoalan pendidikan yang memerlukan penyelesaian serius. Persoalan tersebut meliputi kesenjangan kualitas antar satuan pendidikan, terbatasnya sarana pembelajaran yang adaptif terhadap digitalisasi, tantangan literasi dan numerasi dasar, serta masalah perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah.
“Di sisi lain, kita juga masih menghadapi tantangan dalam pemerataan akses pendidikan yang inklusif, peningkatan kompetensi guru, dan penguatan keterlibatan orang tua dalam proses belajar anak. Ini bukan masalah kecil, ini adalah pekerjaan besar yang menentukan masa depan Kota Cimahi,” tambahnya.

Sehubungan dengan hal itu, Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot Cimahi untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan. Langkah-langkah penyelesaian meliputi revitalisasi satuan pendidikan, penguatan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, serta membangun sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, sejalan dengan arah kebijakan nasional.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sekolah tidak bisa berjalan sendiri, guru tidak boleh ditinggalkan sendiri. Kita membutuhkan komitmen seluruh stakeholder, orang tua harus hadir dalam pendidikan anaknya,” tegas Ngatiyana.
Dirinya juga menekankan peranan masyarakat sebagai lingkungan yang mendidik, dunia usaha sebagai mitra pembangunan sumber daya manusia, dan media sebagai ruang edukasi di samping penyebaran informasi. Hal tersebut sesuai dengan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, bahwa pendidikan bermutu untuk semua hanya dapat terwujud jika empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, berjalan dalam satu irama.
“Saya ingin menekankan tiga hal penting yakni pemikiran yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa ketiganya, pendidikan hanya akan menjadi rutinitas administratif, bukan gerakan peradaban,” ujarnya.
Kepada media, Wali Kota turut menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) melakukan jemput bola dengan merangkul masyarakat yang tidak melanjutkan sekolah, untuk mengenyam pendidikan kesetaraan nonformal Paket A hingga Paket C. Pemkot Cimahi juga membantu membiayai masyarakat yang kurang mampu untuk tetap bisa bersekolah.
“Itulah tujuan kemarin, bagaimana pendidikan Kota Cimahi ini tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena tidak mampu dan sebagainya. Alhamdulillah, Pemerintah Kota Cimahi, saya, dan Pak Wakil bersama-sama bagaimana mengedepankan sumber daya manusia, ini paling utama,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Wali Kota mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Hardiknas Tahun 2026 sebagai titik penguat komitmen memastikan tidak ada satu anak pun di Kota Cimahi yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan yang bermutu. Kualitas Pendidikan pada saat ini akan menentukan masa depan Kota Cimahi.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Mari kita bergerak bersama, bergotong royong, dan bekerja nyata untuk mewujudkan pendidikan bermutu di Kota Cimahi,” pungkasnya.

Pesepakbola putri Indonesia asal Lumajang Lintang Radisti Berangkat ke Perancis untuk Pemusatan Latihan.

LUMAJANG , Gempur News.

– Kabar keberangkatan pesepakbola muda asal Lumajang, Lintang Radisti, ke Perancis akhirnya diklarifikasi. Lintang dipastikan tidak mengikuti ajang Piala Dunia U-17 Putri, melainkan menjalani program pemusatan latihan (training camp) sebagai bagian dari pembinaan dan peningkatan kualitas pemain muda.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mengasah kemampuan Lintang agar mampu bersaing di level internasional. Hal tersebut sejalan dengan upaya pembinaan sepak bola usia dini yang terus dikembangkan oleh Askab PSSI Lumajang, yang selama ini fokus mencetak talenta muda potensial melalui berbagai program latihan dan kompetisi .

Ketua Askab PSSI Lumajang, Bambang Herikartono, menegaskan bahwa kesempatan ini merupakan pencapaian luar biasa bagi atlet muda daerah.
Dalam pernyataannya pada Senin, 11 Mei 2026, di kediamannya saat diwawancarai Media Prestasi, Bambang menyampaikan:
“Kami sangat bangga dengan Lintang Radisti. Meskipun bukan mengikuti Piala Dunia, kesempatan mengikuti pemusatan latihan di Perancis adalah langkah besar bagi perkembangan kariernya. Ini menunjukkan bahwa pemain dari Lumajang memiliki kualitas dan mampu dilirik di tingkat internasional.”

Ia juga menambahkan harapan besar dari masyarakat Lumajang terhadap Lintang.
“Kami berharap Lintang bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, menimba ilmu, pengalaman, dan membawa nama baik Lumajang. Semoga ke depan bisa benar-benar menembus level dunia dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.”

Keberangkatan Lintang menjadi bukti nyata bahwa pembinaan sepak bola di Lumajang mulai menunjukkan hasil positif. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir agar lebih banyak lagi talenta muda daerah yang mampu bersinar di kancah internasional.( JOE)

Bupati Ajak Pihak Swasta Dukung Program Strategis Nasional KDKMP

Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo terus mensupport program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Bahkan, Bupati Sidoarjo H Subandi juga mengajak pihak swasta untuk ikut mendukung dan menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) itu.

Pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Sidoarjo terus berjalan. Saat ini sudah ada 58 gerai KDKMP yang telah selesai 100 persen pembangunannya. Masih ada 155 dari 213 gerai KDKMP yang dalam proses pembangunan. Pemkab Sidoarjo terus memantau progres percepatannya. Salah satunya terhadap pembangunan gerai KDKMP Desa Ngingas, Kecamatan Waru. Progres pembangunan gerai KDKMP Desa Ngingas itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo dan Asisten Pemerintahan dan
Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo Ainun Amalia, Senin (11/5/2026).

Hadir pula dalam pertemuan itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sidoarjo Probo Agus Sunarno, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (P2CKTR) Sidoarjo Mochamad Bachruni Aryawan, Camat Waru Ahmad Farkhan Jazuli bersama Kades Ngingas Sami’an.
Selain itu manajemen pengembang Perumahan Delta Sari Waru Suryandanu juga turut diundang dalam pembahasannya. Karena terkait dukungan akses jalan gerai KDKMP Desa Ngingas yang masih 6,65 persen tahap pembangunannya.

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan bahwa pemerintah daerah terus men support pembangunannya. Ia juga meminta pihak swasta ikut mendukung dan menyukseskan Program Strategis Nasional itu. Salah satunya dukungan dari pihak pengembang perumahan Delta Sari Waru yang diharapkan dapat menyediakan akses jalan yang lebih baik terhadap berdirinya gerai KDKMP Desa Ngingas.
“Dari pengembang perumahan Delta Sari minta tolong dibantu pak Kades agar program KDKMP Pak Presiden ini segera berjalan karena hari ini sudah ada pembangunannya,” katanya.

Bupati H. Subandi melihat lokasi pembangunan gerai KDKMP Desa Ngingas cukup strategis. Namun masih dibutuhkan akses jalan tembus agar gerai KDKMP Desa Ngingas dapat terlihat pengguna jalan. Kebetulan akses jalan saat ini masih dimiliki pengembang perumahan Delta Sari Waru. Oleh karenanya ia menyambut baik manajemen perumahan Delta Sari Waru jika sudah memberikan izin pemanfaatannya.

“Jadi Perumahan Delta Sari juga sudah mengizinkan. Karena ini kan juga Fasum (Fasilitas Umum) yang masih belum diserahkan, tentu kita mengajak komunikasi bareng, biar kita nanti duduk bareng penyelesaian persoalan ini bersama. Ya gitu ya Pak Kades, nanti mohon segera koordinasi dengan pengembang Perumahan Delta Sari,” ucapnya.

Manajemen pengembang Perumahan Delta Sari Waru Suryandanu menyampaikan bahwa pihaknya mendukung pembangunan gerai KDKMP Desa Ngingas. Pembicaraan akses jalan dari Perumahan Delta Sari menuju koperasi tersebut akan segera dibahasnya bersama. Ia berharap koordinasi langsung dengan pihak Pemerintah Desa Ngingas untuk dapat
merealisasikan jalan akses yang dimaksud.

“Secara prinsip dari Perumahan Delta Sari pasti harus mendukung adanya kegiatan ini, secara teknis nanti kita akan bahas langsung di lapangan. Kita akan bicarakan bagaimana titik akses jalan dari Delta Sari menuju koperasi tersebut dan sebaliknya,” ucapnya.

Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo menyampaikan pelaksanan pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Sidoarjo mendapatkan perhatian pemerintah pusat. Tercatat sudah empat kementerian berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo. Seluruhnya mengapresiasi langsung progres pelaksanaan pembangunan gerai KDKMP di Kabupaten Sidoarjo. Bahkan Kabupaten Sidoarjo akan dijadikan sebagai percontohan nasional progres pelaksanaan pembangunan gerai KDKMP.

Oleh karenanya ia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan support Pemkab Sidoarjo terhadap percepatan pembangunan KDKMP untuk dapat selesai tepat waktu dan tepat mutu.

“Untuk informasi bahwasanya KDKMP di Sidoarjo ini sudah empat kali didatangi oleh kementerian, baik Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, yang terakhir kemarin adalah dari BPKP. Dan dari penyampaian yang bersangkutan, beliau-beliau menyampaikan sangat mengapresiasi apa yang kita laksanakan di Sidoarjo karena memang ini berbeda dengan daerah lain. Seperti kemarin dilaksanakan dua hari di daerah Sumorame, Kecamatan Candi. Alhamdulillah memang kita sesuai dengan yang diinginkan, bahkan kita akan dijadikan sebagai contoh secara nasional,” urainya. (Git/Y)

PERADIN BIKERS CLUB(PBC) Resmi Berdiri,Menjadi Jembatan Silaturahmi Anggota PERADIN Se-Jawabarat

Cimahi,Senin(11/05/2026)
Agenda Halal Bihalal tang dilaksanakan oleh PERADIN BPW Jawabarat diantaranya dikukuhkannya pendirian PERADIN BIKERS CLUB,yang akan menjadi ajang mempererat tali silaturahmi Anggota PERADIN Se-Jawabarat khususnya dan juga se-Indonesia Pada Umumnya.

Misi dan Visi serta Tujuan dibentuknya PERADIN BIKERS CLUB diantaranya adalah :

VISI
Menjadi komunitas bikers advokat yang solid, berintegritas, berjiwa persaudaraan, serta mampu m enjadi representasi profesi advokat yang humanis, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat.

MISI

  1. Menjalin Solidaritas dan Persaudaraan, Membangun kebersamaan antar anggota PERADIN melalui kegiatan touring, sosial, dan komunitas yang berlandaskan rasa hormat serta kekeluargaan.
  2. Menjunjung Etika dan Kehormatan Profesi, Menanamkan nilai-nilai kehormatan advokat dalam setiap aktivitas komunitas, baik di dalam maupun di luar kegiatan organisasi.
  3. Mengkampanyekan Keselamatan Berkendara,Mendorong budaya berkendara yang aman, tertib, bertanggung jawab, dan menjadi contoh positif di jalan raya.
  4. Mengembangkan Jiwa Sosial dan Pengabdian, Melaksanakan kegiatan bakti sosial, bantuan kemanusiaan, edukasi hukum, dan kegiatan pengabdian masyarakat lainnya.
  5. Menjadi Wadah Silaturahmi dan Kolaborasi, Menciptakan ruang positif bagi advokat pecinta otomotif untuk saling mendukung, berbagi pengalaman, serta memperluas jaringan profesional.
  6. Membangun Citra Positif Advokat di Tengah Masyarakat, Menunjukkan bahwa advokat tidak hanya hadir di ruang sidang, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, kebersamaan, dan pembinaan komunitas yang sehat.

TUJUAN PERADIN BIKERS CLUB (PBC)

  1. Mempererat Persaudaraan Antar Advokat dan menjadi wadah silaturahmi, solidaritas, serta kebersamaan antar anggota PERADIN yang memiliki hobi dan minat di bidang otomotif roda dua.
  2. Membangun Komunitas yang Positif dan Bermartabat, Mewujudkan komunitas bikers yang menjunjung tinggi etika, disiplin, keselamatan berkendara, serta menjaga nama baik profesi advokat.
  3. Menumbuhkan Kepedulian Sosial, Mendorong anggota untuk aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, bantuan bencana, edukasi hukum, dan pengabdian kepada masyarakat.
  4. Mengembangkan Budaya Berkendara yang Aman,Menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan budaya touring yang tertib, santun, serta bertanggung jawab
  5. Menjadi Sarana Rekreasi dan Pelepas Penat yang Sehat, Menciptakan ruang kebersamaan yang sehat bagi advokat melalui kegiatan touring, gathering, camping, dan aktivitas komunitas lainnya.
  6. Memperkuat Citra Humanis Profesi Advokat, Menunjukkan bahwa advokat memiliki semangat persaudaraan, jiwa sosial, solidaritas, dan kepedulian terhadap masyarakat luas.
  7. Membangun Jejaring dan Kolaborasi, Membuka ruang kolaborasi antar anggota, komunitas otomotif, institusi, maupun masyarakat dalam kegiatan yang positif dan bermanfaat.
    Diharapkan dengan berdirinya PERADIN BIKERS CLUB,Bukan hanya Hoby otomotiv yangvl tersalurkan namun keberadaan PERADIN Sebagai Organisasi Advokat (OA) dapat ikut serta dalam pembangunan bangsa ini sesuai dengan koridor profesi serta dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjujung tinggi Supremasi hukum yang berkeadilan,Sesuai dengan motto “Fiat Justitia Ruat Caelum” Keadilan harus ditegakan walaupun Langit Akan Runtuh.