Home Blog Page 241

“Ratusan Ayam Kampung Siap Dipasarkan dari BUM Des Nduma Karina”

0

Ratusan ayam kampung pedaging milik BUM Des Nduma Karina di desa Siempat Rube II, Kecamatan Siempat Rube kini sudah siap masuk pasar. Ayam-ayam ini tumbuh sehat, terwat dibawah arahan Jakkop Padang selaku Direktur BUM Des Nduma Karina.

Sudah mulai dipasarkan, harapan kami sebenarnya ada penampung yang bisa menerima ayam-ayam ini sekaligus, jadi kandang langsung dikosongkan, langsung bisa kita bersihkan, untuk nanti diisi bibit ayam lagi, jelas Jakkop PAdang.

Sementara itu Kepala Desa Siempat Rube II, Drs. Alparet PAdang menjelaskan, BUM Des Nduma Karina memilih ternak ayam kampung sebagai komoditas untuk dikembangkan, mengingat ayam jenis ini tergolong banyak diminati di Kabupaten Pakpak Bharat, baik untuk dikonsumsi sendiri, juga untuk kebutuhan pada acara-acara adat tertentu.

Hal ini yang mendorong kami untuk mengembangkan ternak ayam jenis ini di peternakan kami, pasti laku di pasar, jelas dia.

Ketika mengunjungi BUM Des ini, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor berpesan, agar unit usaha milik masyarakat Siempat Rube II ini dijaga dan dikembangkan terus.

Kalau sekarang ini, ditahap awal ini memelihara 500 ekor, nanti untuk selanjutnya dinaikkan lagi jadi 700 atau 1.000 ekor, lumayan kan, hasilnya dibagi bersama. Sekarang ini kebutuhan ayam pedaging memang sedang meningkat seiring program MBG yang dicanangkan Pemerintah. Mudah-mudahan nanti BUM Des yang ada di seluruh desa bisa menjadi mitra MBG, bisa menjadi penyedia bahan baku, sayuran, ikan, telur, ayam dan sebagainya, pasti meningkat pendapatan kita semua, ucap Bupati di lokasi.(Tumangger)

RAKOR PPID DAN SP4N LAPOR! KOTA CIMAHI TAHUN 2025

0

CIMAHI,Jum’at (25/10/2025) Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) tingkat Kota Cimahi Tahun 2025, Kamis (23/10).
Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh para pejabat pengelola PPID dan SP4N-LAPOR! dari seluruh perangkat daerah, kelurahan, UPT puskesmas, serta satuan pendidikan dasar dan menengah negeri se-Kota Cimahi. Hadir pula sebagai narasumber, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat Dr. Erwin Kustiman, M.Si., Asisten Ahli Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Publik Fahmi Lidznillah, S.IP., C.Me., serta fungsional pranata humas ahli pertama dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat Rahma Sari Kusmiyati, S.I.Kom.
Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Achmad Saefulloh, menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan hak asasi manusia sekaligus ciri negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat. “Pengelolaan informasi publik yang baik adalah bagian dari upaya mewujudkan good governance. Keterlibatan masyarakat dalam mengawasi dan memberikan masukan terhadap kebijakan publik menjadi kunci pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Lebih lanjut, Achmad menjelaskan bahwa tujuan Rakor ini adalah memperkuat koordinasi serta meningkatkan literasi seluruh pengelola PPID dan SP4N-LAPOR! di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi agar mampu mengelola informasi dan pengaduan publik secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi dan kolaborasi antar-perangkat daerah dalam mendorong pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi untuk mempercepat penyebaran data publik dan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. “Keterbukaan informasi harus berjalan seiring dengan kemudahan akses digital agar pelayanan publik lebih cepat, efisien, dan terpercaya,” tambahnya.
Achmad menyebutkan, Pemerintah Kota Cimahi terus berupaya memperkuat koordinasi antar-PPID dan memaksimalkan sistem pengelolaan informasi publik berbasis digital. Langkah ini tidak hanya mempercepat penyebaran informasi resmi, tetapi juga mempermudah masyarakat mengakses data dan mengajukan pengaduan layanan publik secara daring.
“Alhamdulillah, pada tahun 2024 indeks keterbukaan informasi publik Kota Cimahi mencapai nilai 93,64 dengan kategori informatif, dan untuk SP4N-LAPOR! memperoleh predikat baik dengan rata-rata tindak lanjut aduan 1,1 hari kerja serta penyelesaian 100 persen,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya menilai masih banyak ruang untuk perbaikan. Karena itu, Rakor ini menjadi sarana konsolidasi dan peningkatan literasi bagi seluruh pengelola PPID dan SP4N-LAPOR! agar kualitas pelayanan publik terus meningkat. “Kami berharap koordinasi yang kuat antar-OPD, didukung kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Komisi Informasi, dapat meningkatkan indeks keterbukaan informasi Kota Cimahi tahun ini,” harapnya.
Senada dengan Achmad, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Erwin juga menyatakan pentingnya Keterbukaan Informasi Publik untuk membangun good governance. Ia pun menyebutkan, dalam mengelola informasi publik, setiap badan publik harus memberikan pelayanan prima. “Undang-Undang KIP merupakan jembatan transparansi antara badan publik dan masyarakat serta sebagai alat untuk menciptakan transparansi dalam pemerintahan,” tuturnya.
Sementara itu, Narasumber Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Rahma, menyoroti pentingnya peran serta masyarakat melalui mekanisme pengaduan dan pelaporan. Menurutnya jumlah aduan yang sedikit bukan menjadi indikator baiknya pengelolaan pengaduan di badan publik, ““Bukan banyak atau sedikitnya aduan yang jadi indikator utama, tapi bagaimana aduan itu dikelola,” tegasnya.
Menurutnya pemerintahan yang baik itu ditandai dengan adanya saluran aduan yang mudah, aman, dan transparan sehingga mendorong partisipasi warga dalam mengawasi jalannya pembangunan. “Pemerintah harus mampu menindaklanjuti aduan secara nyata dan menjadikan aduan sebagai alat perbaikan, bukan ancaman,” pungkasnya.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS).

Peresmian Pelaksanaan Kegiatan APBD Tahun 2025 Di Lingkungan Kabupaten Pemalang

Gempurnews | Pemalang – Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Launching Kegiatan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang digelar di halaman Dinas Perhubungan Kabupaten Pemalang. Kamis (23/10/25)

Kegiatan ini dihadiri dari Bupati dan Wakil Bupati Pemalang,Anggota Forkompinda Pemalang,Plt.Sekda, Asisten Sekda,Kepala Perangkat daerah di lingkungan Kabupaten Pemalang,Kepala Kantor BPN Pemalang,para Camat di lingkungan Kabupaten Pemalang, Pimpinan Pondok Pesantren,Kelompok Usaha Bersama,para Pelaku Petani,dan para Atlet berprestasi dari Ajang Porsema.

Pelaksanaan Launching Kegiatan APBD merupakan bentuk komitmen dan transparansi Pemkab kepada masyarakat bahwa anggaran yang telah disahkan bersama DPRD benar benar segera direalisasikan untuk kepentingan publik.

Pelaksanaan Launching ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan program program prioritas daerah yang bersumber dari APBD kepada masyarakat luas,menegaskan akuntabilitas dan keterbukaan pengelolaan anggaran daerah serta mendorong sinergi lintas perangkat daerah agar pelaksanaan kegiatan lebih cepat,tepat dan terarah.

Kegiatan yang di launching dan bantuan penghargaan yang diserahkan pada hari ini adalah, : yang pertama penyerahan secara simbolis Sertifikat Tanah Pemda oleh Kepala BPN Pemalang kepada Bupati Pemalang,yang terdiri dari 6 Hak yaitu 2 pengelolaan dengan penggunaan untuk sawah,2 untuk PSU dan 2 untuk penggunaan jalan Kabupaten.

Yang kedua Bantuan Sosial untuk kelompok Usaha Bersama (KUBE) tahun 2025, dan Bantuan Sosial berupa Kursi Roda Cerebral Parsy.

Yang ketiga Bantuan Jalan Produksi yang merupakan bentuk kepedulian Pemerintah daerah terhadap para petani sebagai tulang punggung ekonomi Pemalang.

Yang keempat Batuan Gudang Penyimpanan dan Pengolahan Tembakau sebagai komoditas unggulan yang melibatkan petani dan buruh tani.

Yang kelima Bantuan Mobil Operasional Pondok Pesantren sebanyak 3 Unit,adalah bentuk nyata dukungan Pemerintah terhadap peran besar Pesantren dalam membina generasi berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan.

Yang ke enam Bantuan Seragam Sekolah Gratis bagi anak anak kurang mampu,dan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab terhadap pendidikan inklusif merata dan berkeadilan sosial.

Acara Launching Pelaksanaan Kegiatan APBD tahun 2025 secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro sekaligus pemberian hadiah dan penyerahan penghargaan kepada Atlet berprestasi Porsema ke XIII tingkat Provinsi.

Wujud Komitmennya Dinsos Pemalang Bentuk RPPA Di 7 Kecamatan

Gempurnews | Pemalang – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pemalang telah membentuk Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) program ini bertujuan untuk memperkuat sistem Perlindungan Perempuan dan Anak di tingkat Kecamatan dengan menyediakan layanan aduan dan perlindungan yang terintegrasi dan cepat.

Dinas Sosial melalui Kepala Bidan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliarso, mengatakan RPPA ini adalah tempat di tingkat Kecamatan yang bergungsi sebagai pusat perlindungan terpadu untuk korban kekerasan serta menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan .”pungkasnya.

Masyarakat tidak perlu datang ke Dinas Sosial jika memiliki persoalan tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, dan kami Dinas Sosial akan menjawab pertanyaan pertanyaan mereka dilengkapi dengan peraturan daerah, peraturan Kementerian Sosial serta bantuan layanan terpadu gratis. ‘pungkas Triyatno.

Triyatno berharap dengan adanya rumah layanan ini masyarakat dapat memanfaatkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak serta dapat meningkatkan penanganan kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. “ujarnya.

Triyatno juga menginformasikan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Pemalang, bahwa Rumah layanan ini sudah dibuka di 7 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang yang meliputi : Kecamatan Pulosari, Kecamatan Randudongkal, Kecamatan Bantarbolang, Kecamatan Ampelgading,Kecamatan Petarukan, Kecamatan Comal dan Kecamatan Ulujami. “tambahnya.

Melalui RPPA Dinsos Pemalang melalui Kabid PPPA Triyatno Yuliarso berkomitmen dalam menciptakan lingkungan ramah anak yang aman melalui sistem Perlindungan yang Inklusif dan kolaboratif.

(yn26)

Seminar Nasional PGRI dan YPLP DM PGRI JT Cabang Pemalang : Membangun Sinergitas dan Budaya Kolaboratif

Gempurnews | Pemalang – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan PGRI membangun sinergitas dan budaya kolaboratif untuk meningkatkan profesionalisme guru dan kualias pendidikan secara keseluruhan,dan ini dilakukan melalui berbagai langkah strategis yang melibatkan kerjasama Internal dan eksternal.

Hal ini tercermin dalam Seminar Nasional PGRI dan YPLP DM PGRI JT Cabang Pemalang, yang dilaksanakan di gedung SMK PGRI 1 Taman dihadiri oleh Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah dan sekaligus Wakil Ketua Komite I DPD RI ( DR. H.Muhdi.,S.H.M.Hum.),Bupati Pemalang (Anom Widiyantoro), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang ( Ismun Hadiyo), Ketua PGRI Kabupaten Pemalang (Slamet S.Pd.,M.Pd),Ketua YPLP DM Jawa Tengah Cabang Kabupaten Pemalang,( Sus Tafip Priadi.,S.Pd.), Ketua YPLP Jawa Tengah ( Mualip.,S. Pd., M.M)serta para jajaran pengurus PGRI Jawa Tengan dan Jajaran Pengurus PGRI Pemalang. Selasa (21/10/25)

Sus Tafip Priadi selaku Ketua Panitia dalam pidatonya mengucapkan selamat datang para peserta seminar nasional PGRI dan semoga mendapatkan keberkahan dan kesehatan dari Allah SWT, sepuluh bulan yang lalu tepatnya tanggal 8 Februari 2025,Kami mendapat tugas sebagai Ketua Pengurus YPLP DM Jawa Tengah PGRI Cabang Pemalang, dan tugas ini Kami pandang tidak mudah dan tidak ringan tetapi akan Kami jalankan dengan Ikhlas, dan Kami berharap bisa meneruskan hal hal yang baik yang sudah di ukir pendahulu pendahulu Kita agar lebih baik.

Dalam kesempatan yang sangat luar biasa ini PGRI YPLP juga menyambut baik program Pemerintah untuk mempercepat Program Profesi Guru (PPG) dan sudah banyak tenaga pendidik sekolah sekolah PGRI yang berhasil menjadi P3K, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. “ujarnya.

Ia menambahkan tujuan di adakan Seminar nasional ini adalah meningkatkan profesional pendidik juga untuk menjawab tantangan pendidik dalam menghadapi perkembangan kemajuan teknologi pendidikan yang begitu cepat.

YPLP PGRI Pemalang juga berupaya mensukseskan program Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Kami sedang memproses pendirian tiga PKBM yang terbagi dalam tiga wilayah kerja yaitu PKBM Madani, di wilayah Pemalang tengah, PKBM Mandiri di wilayah Pemalang timur, dan PKBM Handayani di wilayah Pemalang selatan, dan Insya allah di tahun 2026/2027 bisa beroperasi. “tambahnya.

Di kesempatan yang sama Ketua YPLP DM Jawa Tengah Mualip. S.Pd.,M.M dalam Sambutannya mengatakan bahwa yayasan pembina lembaga pendidikan dasar menengah PGRI JT Provinsi Jawa Tengah yang memiliki 32 cabang di Kabupaten dari 35 Kabupaten yang ada, karena ada 3 Kabupaten yang tidak memiliki sekolah sekokah PGRI, adalah alat kelengkapan Organisasi PGRI di semua tingkatan yang di beri amanah berjuang menjadi mitra strategis Pemerintah daerah untuk memajukan pendidikan baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. “ucapnya.

Hari ini pengurus YPLP DM PGRI JT Cabang Pemalang mengadakan seminar nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional ke 80, adalah sebagai bentuk komitmen bahwa PGRI tetap memegang prinsip Yunitanistik yang tidak lagi membatasi mana guru TK mana guru SD mana guru SMA/SMK, dan ketika kita sudah sepakat menjadi anggota PGRI maka disana yang ada adalah guru.

Kemudian prinsip yang kedua adalah bahwa PGRI selalu memegang prinsip sebagai mitra strategis Pemerintah daerah yang berbasis pada kemandirian. “pungkasnya.

Mualip juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pengurus YPLP DM JT PGRI cabang Kabupaten Pemalang yang telah mensukseskan acara seminar nasional ini, dengan narasumber Bapak DR. Muhdi, Ketua PGRI Jawa Tengah sekaligus Wakil Ketua Komite I DPD RI Dan semoga hasil dari seminar nasional ini bisa menjadi masukan khususnya di Pemerintah Kabupaten Pemalang yang bersama sama meningkatkan pendidikan dengan segala persoalannya. “tutupnya.

(yn26)

“Pemkab Pakpak Bharat Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dana BOS Untuk Sekolah”

0

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tingkat Sekolah Dasar dan SMP se Kabupaten Pakpak Bharat. Dilaksanakan di aula bale sada arih, kantor Bupati Pakpak Bharat, sosialisasi ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM mewakili Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor yang berhalangan hadir.

Jalan Berutu dalam arahannya menyampaikan beberapa pesan Bupati Pakpak Bharat bagi para Kepala Sekolah dan Bendahara Pengelola Dana BOS dari seluruh sekolah yang hadir pada kegiatan ini, diantaranya bahwa Pemerintah Daerah mempunya fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap pengelolaan dana BOS untuk menjaga agar dana dimaksud bisa dikelola secara efisien, tertib, ekonomis, efektif, tranparan dan bertanggung jawab.

Secara khusus saya minta kepada bapak dan iby sekalian, upayakan seminimal mungkin terjadinya permasalah disekolah-sekolah, managemennya diatur dengan bagus, jaga diri anda, teman anda dan insttusi masing-masing dari terjadinya penyimpangan-penyimpangan, dari pelanggaran-pelanggaran yang pada akhirnya bisa berimbas pada permasalahan hukum, pesan Jalan Berutu.

Sementara itu Inspektur Kabupaten Pakpak Bharat, Drs. Leonardus Sihotang menjelaskan, Sosialisasi inu dilaksanakan sebagai upaya untuk menciptakan sistim pengelolaan dana BOS yang trasparan dan akuntabel, serta tepat sasaran sebagai salah satu bentuk nyata upaya menciptakan generasi emas Kabupaten Pakpak Bharat.(Tumangger)

Pemkab Pasuruan Ajukan Keberatan atas Pemotongan Dana Transfer Pusat 24%

0

PASURUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menyatakan keberatan atas kebijakan pemerintah pusat yang memotong dana transfer ke daerah (DTK) secara signifikan. Pemotongan yang diperkirakan mencapai 24% ini dinilai dapat mengganggu sejumlah program prioritas yang telah direncanakan.

Kekhawatiran ini disampaikan langsung oleh Bupati Pasuruan, H. Rusdi Sutejo, usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/10/2024).

“Kami sudah mengajukan nota keberatan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan terkait pemotongan dana transfer ke daerah. Ini berpotensi mengurangi realisasi dari yang sudah kami rencanakan sebelumnya,” tegas Bupati Rusdi.

Ia menjelaskan, dengan asumsi anggaran yang sama seperti tahun 2024, efisiensi dari pusat justru berujung pada pengurangan DTK. Untuk Kabupaten Pasuruan, pengurangannya diperkirakan sekitar 24%.

“Contohnya, dana bagi hasil (DBH) yang turun. Informasinya, transfer pusat ke Provinsi Jatim pada 2025 sekitar Rp 3,5 triliun, tapi di 2026 hanya menjadi Rp 1,8 triliun,” ujarnya menambahkan.

Menghadapi kondisi ini, Pemkab Pasuruan terpaksa melakukan penyesuaian dengan memprioritaskan program tertentu. Bupati menyatakan bahwa program dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan program strategis seperti kesehatan dan pendidikan akan diutamakan.

“Kalau memang pengurangan ini berlanjut, yang kami dahulukan adalah program yang prioritas dan sesuai dengan RKPD. Jika terpaksa, ada beberapa tunjangan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang akan kami eselonisasi atau tunda pembayarannya di awal tahun untuk menyesuaikan pengurangan dana tersebut,” jelas Rusdi.

Ia juga mencontohkan program prioritas lain yang bersumber dari BPJS Jaminan Hari Tua (JHT) akan dioptimalkan untuk memastikan cakupan layanan kesehatan universal (UHC) tetap dinikmati masyarakat.

Namun, beberapa proyek fisik terpaksa ditunda. “Mungkin yang kita rencanakan seperti pembangunan rumah sakit di wilayah Selatan, terpaksa kita tunda dulu,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, Bupati mengakui bahwa pembangunan dari APBD mungkin tidak sebesar sebelumnya. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah akan mengandalkan dana Instruksi Presiden (Inpres) dan Bantuan Presiden (Banpres).

“Jadi, dana Inpres dan Banpres itu nanti bisa dialokasikan untuk perbaikan sekolah-sekolah yang rusak, salah satunya,” kata Rusdi.

Ia menekankan bahwa sistem penganggaran saat ini telah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan adanya skema dana seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Inpres, dan Banpres. Untuk menyikapi hal ini, Pemkab Pasuruan akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat.(Mar)

78 Siswa SMKN 3 Batam Ikuti Uji Kompetensi Keahlian Bersama PT Capella Dinamik Nusantara

0

Batam – Sebanyak 78 siswa kelas XII jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Batam mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Kompetensi yang digelar selama lima hari bekerja sama dengan PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang memiliki kemampuan dan daya saing sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang teknik sepeda motor. Melalui kegiatan ini, para siswa diuji untuk memastikan kemampuan teknis mereka telah memenuhi standar kompetensi level Junior Mekanik berstandar industri Honda.

Selama lima hari pelaksanaan, para peserta menghadapi serangkaian ujian praktik yang meliputi dari penggunaan alat ukur (general), servis perawatan berkala (engine, elektrik, fuel system, dan chasis), hingga penanganan trouble shooting sepeda motor Honda.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Capella Dinamik Nusantara dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda di bidang otomotif. Dengan pengalaman dan jaringan industri yang kuat, perusahaan berperan sebagai mitra strategis sekolah untuk memastikan keterampilan siswa benar-benar siap digunakan di dunia kerja.

“Melalui kegiatan uji kompetensi ini, kami ingin memastikan para siswa memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri. Tidak hanya paham teori, tapi juga mampu bekerja sesuai standar bengkel resmi Honda. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari kontribusi kami dalam mencetak tenaga kerja muda yang kompeten dan siap kerja,” ujar Johandi, Technical Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut positif kolaborasi ini. Menurut mereka, pelaksanaan uji kompetensi bersama industri merupakan kesempatan berharga bagi siswa untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

“SMK Negeri 3 Batam dengan bangga melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian bagi 78 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor. Kegiatan ini diselenggarakan selama 5 hari bekerja sama dengan PT Capella Dinamik Nusantara. Tujuannya untuk mengukur dan mengembangkan kompetensi siswa sesuai standar industri, sehingga mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja di bidang Teknik Sepeda Motor. Kami berterima kasih kepada PT Capella Dinamik Nusantara atas dukungan dan kerjasamanya yang solid,” tutur Agus Sahrir S.Pd. Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Batam.

Dalam pelaksanaannya, para instruktur dari PT Capella Dinamik Nusantara turut berperan sebagai asesor, memastikan seluruh tahapan uji berjalan sesuai prosedur dan standar kerja bengkel resmi. Setiap peserta diuji secara individual untuk menunjukkan kemampuan mendiagnosis, memperbaiki, dan merawat sepeda motor sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku di jaringan Honda.

Kolaborasi antara PT Capella Dinamik Nusantara dan SMK Negeri 3 Batam ini diharapkan menjadi model kemitraan berkelanjutan antara industri dan lembaga pendidikan. Selain memperkuat keterampilan siswa, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat hubungan dunia pendidikan dengan dunia industri otomotif di Kepulauan Riau.

Dengan terselenggaranya uji kompetensi ini, diharapkan para siswa SMK Negeri 3 Batam dapat menjadi tenaga kerja siap pakai yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki etos kerja dan profesionalisme tinggi sesuai dengan semangat Sinergi Bagi Negeri yang senantiasa diusung oleh Honda.
(Gokkon)

Deandelicious Bakery, sebuah usaha roti rumahan di Sukaramai, kecamatan Kerajaan. Namanya mungkin terdengar asing, agak sulit dilafalkan. Tapi soal rasa, jangan tanya, maknyuss lah.!!

0

Deandelicious Bakery adalah usaha rumah tangga milik Sani Indah Bako, ibu satu anak yang telah eksis dibidang roti dan kue-kuean sejak tiga tahun lalu. Memasarkan produk-produk kue buatan tangannya sendiri melalui bsrbagai media sosial, Sani Indah Bako ternyata mampu meraup laba bersih hingga tiga jutaan perbulan. Para pemesan umumnya berasal dari sekitar Sukaramai, Salak, Tinada, Sibande, dan berbagai wilayah lainnya. Belakangan ini bahkan pesanan datang dari bandung dan Jakarta yang memesan kue buatan Sani Indah untuk diantar kepada keluarga di sekitaran Pakpak Bharat.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor berkesempatan mengunjungi industri rumah tangga ini, berdialog dengan Sani Indah Bako yang didampingi suaminya, melihat langsung proses pembuatan aneka roti di tempat ini, serta berdialog tentang pengembangan usaha kuliner yang telah dia rintis sejak tiga tahun lalu. Dikesempatan ini juga Bupati berjanji akan membantu usaha ini.

Apa yang perlu kami bantu,?, perlu pelatihan pembuatan kue?, peralatan pembuatan kue,? nanti kita bantu. Rumah Produksi juga akan kita bantu, nanti dikoordinasikan ya, segera.! pesan Bupati kepada Sumantri Bancin, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Pakpak Bharat yang turut mendampinginya.

Yang penting kalau sudah dibantu penjualan harus naik! pesan dia kemudian.

Saat ini Deandelicious Bakery hanya memasarkan hasil produknya melalu platform media sosial. Para pemesan melihat produk-prosuk yang dipasarkan, melalukan pemesanan, serta pembayaran melalui transaksi-transaksi elektronik.

Terimakasih kepada seluruh pelanggan kami yang mempercayakan pesanan kepada kami baik itu kue ulang tahun, makanan ringan berbagai acara, serta pesanan lainnya. Media sosial yang telah berkembang selama ini memang sungguh membantu kami, ucap Sani Indah Bako hari ini.(Tumangger)

“Siswa SMP Pakpak Bharat Raih Prestasi Gemilang di Lomba Coding dan Matematika”

0

Dia adalah Sahpen Dericho Berutu, pelajar kelas IX SMP N 1 Singgabur yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam lomba coding SATRIA (Smart AI and Tech Competition for A Rising Indonesia), peringkat Bronze Medal, serta mendapat CREDIT di Junior level Australian Mathematics Competition 2025 dan termasuk dalam Top 60% of year and region (Indonesia).

Hal ini membuktikan bahwa peserta didik dari Kabupaten Pakpak Bharat mampu bersaing secara global.

Sahpen Berutu adalah putra keempat dari pasangan Derianto Berutu dan Nurlia Bancin. Pemalu dan pendiam, tidak suka basa basi, tapi rumus matematika serumit apapun akan terurai diotaknya. Tidak heran kalau dia bercita-cita ingin menjadi pakar matematika.

Sahpen berangkat ke Jakarta mengikuti pelatihan matematika metode Gasing (Gampang, asyik dan menyenangkan) atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan Gasing Academy binaan Prof Johannes Surya, penemu dan pencetus Gasing. Sahpen bergabung dengan banyak putra-putri terbaik dari berbagai daerah seluruh tanah air, menyerap metode Gasing langsung dari Prof Johannes Surya. Mereka di ina dan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kompetisi science Nasional dan Internasional.

Untuk 2026, kami kembali mengadakan program intensif Gasing yang didesain untuk mempersiapkan peserta didik tidak hanya untuk kompetisi Matematika dan Coding, namun juga untuk kompetisi Science baik lokal, nasional, ataupun internasional. Kami berharap dari Kabupaten Pakpak Bharat dapat kembali mengirimkan perwakilannya untuk Gasing Intensif Program 2026 sehingga ada tongkat estafet prestasi berkelanjutan dari Sahpen ke peserta didik lainnya di Kabupaten Pakpak Bharat, pesan Prof Johannes Surya.(Tumangger)