LUMAJANG Gempurnews.com – Poros Jalan penghubung Desa Jeruk dan Desa Sombo Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang rusak parah, Pemkab seakan tak mau peduli.
Kerusakan jalan itu sudah berlangsung selama empat tahun. Praktis, kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat pengendara yang setiap hari melintasinya.
Selain sulit dilalui, jalan yang hanya tinggal bebatuan tajam dan sangat membahayakan itu, kerap menyebabkan terjadinya kecelakaan. Terlebih, saat musim turun hujan, kondisi jalan semakin licin, ,karena air bercampur tanah melumuri batu batu jalan, membuat pangendara kerap tergelincir.
Salah satu pengendara asal Desa Sombo Muhammad Arifin (47) mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi selama 4 tahun. Namun, sampai saat ini kondisi tersebut masih dibiarkan sehingga kerusakan semakin parah.
“Ini sudah lama, sekitar empat tahun rusaknya. malah disini sering terjadi kecelakaan,”ujar Arifin, saat ditemui Gempur, Selasa (07/05/2019).
Dia berharap, Pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. “Soalnya kondisinya sangat membahayakan, apalagi saat ini musim hujan,” tuturnya..
Senada dengan Arifin, disampaikan pengguna jalan lainnya, Bambang Irawan (42). Menurutnya, perbaikan pernah dilakukan pada tahun 2014 lalu, tapi kabarnya pemborongnya kena klaim, akhirnya ya begini ini, jalan rusak lagi, malah kondisi jalan semakin parah, ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, Kusnadi (45) warga Desa Sombo yang ditemui media ini mengatakan tak lagi mempedulikan kondisi jalan tersebut mau diperbaiki apa tidak.”Masak jalan sudah parah seperti ini dibiarkan sampai lama,” gerutunya.
Ia hanya berharap kepada pemkab Lumajang melalui Dinas PUPR untuk segera memperbaiki jalan tersebut. “Iya karena itu jalan vital, satu-satunya jalan penghubung Desa Jeruk dan Desa Sombo yang sering dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. bahkan banyak pelajar SMP dan pedagang yang menggunakan jalan itu sangat riskan,”ujarnya. (Duk/Bam)







