LUMAJANG Gempurnews.com — Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur melaksanakan program ngramut tonggo, dengan mengirimkan sebanyak 9.535 paket beras masing-masing 5 kilogram menuju 6 kecamatan yang masuk dalam peta zona merah penyebaran Covid 19 di Lumajang.
Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq bersama Wakil Bupati Ir. Hj. Indah Amperawati melepas keberangkatan bantuan beras ke 6 kecamatan masing-masing Kecamatan Sumbersuko 1.447 paket, Kecamatan Tempeg 2.050 paket, Kecamatan Sukodono 1896 paket, Kecamatan Kedungjajang 1.264 paket, Kecamatan Randuagung 2.014 paket dan Kecamatan Pasirian 864 paket.
“Seluruh beras ini berasal dari sumbangan masyarakat mulai dari pengusaha, komunitas sampai perorangan yang peduli dengan dampak Covid 19, yang akan kami distribusikan untuk masyarakat,” kata Bupati, Senin (12/4/20).
Menurut Bupati, trend Covid 19 ini masih mengalami peningkatan, maka bantuan kepada masyarakat Lumajang yang masuk dalam peta zona merah penyebaran Covid 19 masih sangat diperlukan.
“Yang mampu harus membantu yang tidak mampu. Yang memiliki persediaan beras lebih, bantu warga sekitar. Ayo bersama kami mengatasi masalah ini bersama-sama,” papar Bupati Thoriqul Haq. “Dor to dor. Cari orang yang benar benar membutuhkan. Jika sudah ketemu, langsung saja di dor,” imbuhnya bersemangat.
Sementara Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati mengajak seluruh masyarakat untuk peduli memberikan bantuan beras melalui program Ngramut Tonggo ini.
“Hari ini banyak WA yang masuk ke HP saya. Ada yang akan membantu beras 100 kg, ada yang 5 kg, ada juga yang mau membantu dua ton. Mari terus membantu saudara saudara kita, kami akan transparan menyampaikan bantuan beras ini kepada masyarakat,” kata Indah.
Puluhan ribu paket beras terkumpul di Posko Ngramut Tonggo (GOR Wirabhakti), didistribusikan oleh komunitas relawan yang siap dengan tenaga dan kendaraan untuk mengantar ke rumah penduduk yang benar benar membutuhkan. (duk)






