LUMAJANG – Untuk mendukung potensi kopi Disnaker Kabupaten Lumajang, menyelenggarakan pelatihan barista yang dilaksanakan selama 5 hari terhitung sejak Tanggal 11 -15 Oktober 2021 di Balai Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang, Abdul Majid mengatakan, pelatihan barista tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja.
“Saya terinspirasi karena Lumajang potensi kopinya luar biasa, harapannya nanti muncul wirausaha-wirausaha baru, karena tugas Dinasker selain mengurangi pengangguran juga menciptakan lapangan kerja,” ungkapnya. Kamis (21/10/2021).
Abdul Majid menjelaskan kegiatan ini menggunakan anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT). Karenanya, peserta yang dilibatkan harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 Tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau.
Agar berdampak signifikan bagi para peserta,
Narasumber sengaja dihadirkan dari praktisi yang sudah profesional dan berkompeten di bidang kopi, sehingga peserta pelatihan dapat menyerap pengetahuan agar bisa memberikan dampak signifikan bagi wirausahawan.
Ia berharap setelah dilaksanakan pelatihan tersebut akan lahir para pengusaha kopi yang mampu meningkatkan kualitas kopi Lumajang.
“Harapannya nanti banyak pemain baru atau pemain lama punya ilmu untuk meracik kopi lebih baik, memilih kopi yang baik dipanen, kopi itu harus konsisten dalam penyajiannya,” pungkasnya. (tim)






