Bupati Barito Utara Tanggapi Aspirasi Abpednas

220 0

BARITO UTARA- Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah memimpin rapat tindak lanjut aspirasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Barito Utara, rapat tersebut dilangsungkan pada rumah Dinas Bupati Barito Utara, Rabu (1/3/2013) 

Bupati Barito Utara, H. Nadalasyah saat memimpin rapat didampingi Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra, SH Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (SosPMD), Suparmi dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jufriansyah. 

Rapat dihadiri seluruh Camat se-Kabupaten Barito Utara, dan perwakilan Abpednas Barito Utara.

Sekretaris Abpednas Kabupaten Barut. Supriadi (Ketua BPD Desa Muara Pari) menyampaikan aspirasi kepada Bupati Barito Utara, yaitu menuntut kenaikan tunjangan anggota BPD se-Kab. Barut. Selain itu, terkait kepesertaan BPJS agar tidak dipangkas dari besaran tunjangan yang diterima dan yang terakhir meminta menaikkan besaran operasional BPD yang dirasa kurang. “Besar harapan aspirasi Abpednas Kab. Barut diterima oleh Bupati beserta jajaran,” harap Supriadi.

Kepala BPKAD, Jufriansyah menyampaikan bahwa dalam penyusunan anggaran untuk jaminan BPJS untuk anggota BPD seharusnya bisa dialokasikan melalui ADD. “Mengacu pada Permendagri hanya Kepala Desa dan perangkat desa non-ASN yang ditanggung dan di anggarkan, “jelas Jufriansyah. 

Menanggapi aspirasi Abpednas dan saran masukan dari jajarannya, Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah menyampaikan bahwa tunjangan yang diberikan kepada BPD se-Kabupaten Barut sudah sangat proporsional jika dibandingkan dengan daerah lain.”Untuk tahun 2023 ini juga mengalami kenaikan untuk tunjangan BPD, “kata H. Nadalsyah. 

Diingatkan juga oleh Bupati, bahwa APBD Kabupaten Barito Utara, juga ada keterbatasan anggaran dan pembagian serta pengalokasiannya sudah proporsional, sesuai dengan program yang sudah direncanakan. “Dengan kenaikan tunjangan BPD yang telah dianggarkan agar bisa diterima, karena di kabupaten lain masih banyak yang dibawah kita,” jelas H. Nadalsyah.

Terkait anggaran operasional BPD, di Kalteng untuk Kabupaten Barito Utara, sudah sangat maksimal mencapai 70 juta rupiah. “Kabupaten lain tunjangan operasional maksimal hanya 30 juta rupiah, “Bupati Nadalsyah meminta seluruh BPD se-Kabupaten Barut, bersama-sama bergandengan tangan mengawal pembangunan serta memberikan pengabdian yang sebaik-baiknya untuk kemajuan Barut, “harap Bupati Barut.  (SS)

Related Post

Sepaket HET Rp.14.000.Migor Terjual 3500 paket Lebih

Posted by - 11 April 2022 0
BARITO UTARA-Perusahan Daerah(perusda)Batara Membangun Kabupaten Barito Utara,bantu Masyarakat yang mengalami beragam kesulitan,akibat masih belum berakhinya Pandemi Covid–19 di Barito Utara.Dengan…