SEMARANG – Mahasiswa KKN MIT-17 UIN Walisongo posko 9 membantu dalam menyalurkan bantuan pangan beras di Balaidesa desa Teluk, Rabu (7/2). Kegiatan pendistribusian di mulai dengan pemeriksaan data seperti Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk dan undangan yang sudah tertera barcode.
Pembagian Bantuan pangan ini di bagiakan kepada seluruh Masyarakat desa Teluk yang layak mendapatkan bantuan. Hal ini disampaikan langsung oleh bapak kasan selaku perangkat desa yang ada di desa Teluk menuturkan peserta bantuan pangan beras ini sudah sudah di tentukan oleh pemerintah “ bantuan pangan beras ini di tunjukan untuk Masyarakat yang sudah terdaftar pada program bantuan pemerintah”. Tutur bapak kasan.
Bantuan pangan tahun ini berbeda dengan tahun yang lalu, karena tahun ini menggunakan aplikasi PGC-CBP.. Pembagian beras dilakukan menggunakan aplikasi denganmen-scan barcode yang ada pada undangan yang sudah di bagikab kemudian di scan melalui aplikasi PGC-CBP, setelah itu dilanjutkan dengan memfoto ktp dan dan orang yang menrima bantuan. ” Dengan adanya anak KKN sangat membantu dalam pendistribusian bantuan pangan beras ini, apalagi dengan adanya aplikasi PGC-CBP” lanjut bapak Kasan.
Program bantuan pangan yang diadakan pemerintah diharapkan bisa berguna bagi masyarkat yang mendapatkannya. Sopiyah selaku warga teluk yang menerima bantuan mengatakan bahwa bantuan yang didapat yaitu beras 10 kg “ bantuan yang saya dapat yaitu beras seberat 10 kg, beras ini bisa digunakan untuk 7-8 hari, menurut saya dengan adanya bantuan ini dapat membantu warga” tutur bu sopiyah. Beras yang di bagiakan berjumlah 500 orang, dan yang datang lebih dari 300 orang pada hari pertama pembagian.
Pewarta : Deva
Editor : R_80






