Gempurnews.com | Banyuwangi – “Gas terus tanpa rem”, menjadi moto pelayanan Satgas Jalan Berlubang Dinas PU CKPP Kabupaten Banyuwangi dalam menghadirkan jalan yang baik dan bebas hambatan mengingat keselamatan pengendara bukan pilihan melaikan prioritas.
Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi, S.E. melalui Pelaksana tugas (Plt) Sekertaris Dinas PU CKPP Banyuwangi, Ebta Adharisandi, ST., M.Si., “Kali ini, satgas jalan berlubang menyisir ruas jalan dari perkotaan hingga kepelosok desa, demi memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan, mengingat bagi kami keselamatan pengendara bukan lagi pilihan melaikan prioritas yang harus kita jaga,” Tandasnya, Jum’at (17/04/2026).
Satgas Jalan Berlubang Dinas PU CKPP Banyuwangi sendiri terbagi dalam 4 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Yakni UPTD 1 Banyuwangi. UPTD 2 Rogojampi, UPTD 3 Genteng, dan UPTD 4 Bangorejo.
“Kami memiliki empat unit pelaksana tugas dilapangan yang tersebar dibeberapa wilayah, Seperti yang terpantau hari ini, aktifitas kegiatan satgas UPTD 4 Bangorejo yang tengah menyisir ruas Jalan Kesilir – Siliragung setelah beberapa hari lalu melaporkan pengerjaan di ruas pertigaan Patung Penyu hingga Balai Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran,” Paparnya.
Masih Ebta, “Berapa waktu yang lalu kita juga mendapatkan laporan pergerakan UPTD 1 Banyuwangi yang kembali bergerak menyisir sekitar Jalan Sayu Wiwit dan Jalan Barong, juga UPTD 2 Rogojampi yang juga turun langsung melaksanakan penanganan jalan berlubang di Dusun Kunir, Singojuruh. Kita memastikan kondisi jalan baik aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan, masing-masing UPTD kami terjunkan untuk menyisir setiap ruas jalan memastikan setiap lubang ditambal,” Imbuhnya.
Perbaikan diprioritaskan pada jalan-jalan protokol dan ruas dengan tingkat lalu lintas tinggi. Metode perbaikan dilakukan dengan penambalan menggunakan hotmix.
Menurutnya, salah satu faktor pemicu jalan berlubang yakni curah hujan yang tinggi, kemudian menimbulkan genangan air sehingga mengikis sedimen aspal jalan.
Meski begitu pihaknya mengambil langkah solutif untuk mengatasi jalan berlubang di Banyuwangi dengan program penambalan jalan yang terus menerus digencarkan.
“Tim bakal standby, secara bertahap ketika ada laporan jalan berlubang langsung kita gerak untuk dilakukan perbaikan dan penambalan,” kata Ebta.
Dalam kesempatan itu Ebta juga menegaskan, dengan kerja nyata di lapangan, seluruh jalan berlubang bisa dijangkau. Sehingga faktor kecelakaan akibat jalan berlubang bisa ditekan sekecil mungkin. Baginya setiap lubang yang diperbaiki adalah langkah kecil menuju kenyamanan dan keselamatan bersama. Karena jalan yang baik bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang kepedulian untuk semua pengguna jalan.
“kita terus berkomitmen menghadirkan jalan yang lebih mbaik dan bebas hambatan, Gas terus tanpa rem untuk pelayanan terbaik!.” Tandasnya sembari tersenyum. (*/Sgt)






