Untuk mengevakuasi satu korban longsor yang hingga kini masih tertimbun, Badan SAR Nasional (basarnas) Jember berencana melakukan peledakan sebagian tebing Gunung Kapur di Puger Wetan, yang mengalami longsor pada Senin pagi kemarin.
Komandan Tim Pencarian Basarnas Jember, Prahista Dian Yudi Winata, menjelaskan, pihaknya telah melakukan survey sekitar lokasi sebelum mulai melakukan pencarian. Dari situlah diketahui ternyata masih ada sejumlah retakan tebing, yang dikhawatirkan akan menimbulkan longsor susulan.
“Agar terhindar dari resiko longsor susulan yang membahayakan tim evakuasi, Basarnas sudah berkoordinasi dengan Perusahaan Tambang Kapur dan Polsek setempat, untuk melakukan peledakan di titik retakan sebelum proses evakuasi dengan menggunakan alat berat dilakukan,” jelas Prahista pada Selasa (26/3) di lokasi longsor.
Diberitakan sebelumnya lokasi tambang milik CV. Kartika Candra di Desa Puger Kulon Kecamatan Puger, Senin pagi longsor sepanjang 50 meter. Akibat kejadian ini 2 orang karyawan tambang harus dirawat di klinIk, sedangkan 1 orang penambang bernama Sucipto alias Siswo, warga Lojejer Wuluhan, tertimbun longsor dan hingga saat ini belum berhasil ditemukan. (son)






