LUMAJANG Gempurnews.com — Pemkab Lumajang gencar melaksanakan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dibeberapa Minimarket dan Toko Swalayan serta beberapa kantor instansi pemerintah di lingkungan Pemkab Lumajang, Selasa (25/2/2020).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemkab Lumajang dalam tindakan meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai sesuai Perbub No. 56 Tahun 2019.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang, Yuli Harismawati menjelasksn bahwa Perbup 56/2019 sudah disosialisasikan secara luas. Dirinya mengajak seluruh masyarakat menjalankan ketentuan tersebut.
Menurutnya, sampah plastik ini sudah menjadi persoalan yang serius, karena Indonesia, termasuk penyumbang plastik no 2 terbesar di dunia.
Terkait hal itu, Yuli mengajak masyarakat memilah sampah, cerdas menggunakan plastik, memasifkan Bank Sampah. “Menggunakan tas belanja ke pasar atau ke toko, merupakan perilaku ramah lingkungan,” tuturnya.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq membentuk tim pengawaa beranggotakan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diantaranya adalah Dinas Lingkungan Hidup, Disparbud, DPMPTSP, Satuan Pamong Praja, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan dan Bappeda.
Dalam OTT kali ini, tim pengawas yang dikoordinatori Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Trisunu Hadiantoro, menemukan masih terdapat Toko Modern/Swalayan/ Ritel yang tidak mengindahkan Perbup 56/2019 dengan tetap menyediakan kantong plastik,walaupun sudah ada papan himbauan Larangan Menyediakan Kantong Plastik.
Namun ada juga Swalayan/ Ritel yang sudah menerapkan peraturan tersebut dengan menggunakan Wadah Ramah lingkungan yang disediakan di lokasi pembelanjaan.
Sementara dari kunjungan di salah satu OPD ditemukan belum diterapkannya Perbup Nomor 56 tentang pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. OPD masih mengunakan Air Minum Dalam kemasan.
Menyikapi hal tersebut, Trisunu menjelaskan bahwa seharusnya OPD menyediakan Air Mineral Galon dan menyediakan gelas di ruang rapat ataupun di ruang pelayanan. Kepala OPD juga agar membiasakan staf membawa Tumbler/botol minum dalam.berkegiatan dan mengisi ulang dari air galon.
“Kita adakan OTT ke beberapa Toko Modern/Swalayan, Ritel dan OPD, ini akan menjadi agenda rutin ”, ungkap Trisunu.
Trisunu meminta pihak Swalayan/ Toko Ritel membantu pemerintah dalam pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dengan mengarahkan customer untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai tapi membawa tas sendiri saat berbelanja. Trisunu juga menghimbau agar masyarakat dapat ikut mendukung gerakan ini. (red)






