Koramil 02 Montallat Bentuk Posko Terpadu PPKM

0
25

BARITO UTARA – Koramil 02 Montallat mengimplementasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan pembangunan posko terpadu di Kelurahan Tumpung Laung Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara, pada Rabu (17/02/21).

Kegiatan PPKM dihadiri Babinsa Ramil 02 Montallat, Bhabinkamtibmas Polsek Montallat dan Ketua RT IV Kelurahan Tumpung Laung.

Babinsa Ramil 02 Montallat, Serda Zeny Biegi mengatakan, pencegahan penularan Covid-19 dengan memperkuat komunikasi publik tentang protokol kesehatan secara mikro sebagai satuan terkecilnya melalui RT.
“Gerakan dor to dor untuk menjelaskan hal tersebut itu sangat diperlukan. Posko ini juga berperan aktif dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan serta memiliki peranan penting dalam melakukan tracking (pelacakan) dan tracing (penularan),” ujarnya.

Melalui posko ini pula berbagai kegiatan penegakan prokes dilakukan.
“Salah satunya adalah membagikan masker kepada masyarakat yang ada disekitar RT II dan RT IV Kelurahan Tumpung Laung,Kecamatan Montallat,” kata Babin.

Dia juga menjelaskan, ada beberapa tugas operasional Babinsa dalam PPKM sekala mikro yaitu melakukan pencatatan data kasus serta pelaksanaan 3T di wilayahnya, melaporkan secara berkala pada posko, melaksanakan monitoring, peneguran dan disiplin prokes dan membantu pendistribusian logistik pendukung (masker, bansos).

Zeni mengatakan, adapun tugas Babinsa selaku Tracer diantaranya melakukan deteksi kasus baru Covid-19, melakukan pelacakan kontak erat dari laporan kasus informasi maupun dari kasus protable dan suspek, melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa, RT/RW, satgas Covid-19 dan pemerintah daerah  terkait dalam rangka persiapan pelacakan kontak erat, menyiapkan kebutuhan logistik bagi kontak erat dan keluarga yang bersumber dari puskesmas.

“Langkah-langkah Babinsa dalam PPKM pada masa penyeketan ini adalah, menempatkan tanda-tanda dilarang masuk di tempat-tempat yang menjadi pelintasan warga, melaksanakan pengecekan suhu tubuh dan surat keterangan Covid-19 di cek point dan tempat-tempat yang telah ditentukan, mengatur giliran jaga warga di cek point sehingga dapat diawasi selama 24 jam dan mengatur buka tutup serta keluar masuk warga ke wilayah lain selama dalam penyekatan,” jelas Babinsa Zeny.  (SS)