Oknum ASN(A)di Tengarai Selingkuh Dengan Janda(WR) Beranak Satu

0
31

Barito Utara-Janda baranak satu ini,berinisial(WR) (44)tahun warga Desa Jangkang Baru,Kecamatan Lahei Barat,Barito Utara harus mempertanggungjawabkan kelakuannya,secara Yuridis.pasalnya mengancam orang lain dengan menggunakan senjata tajam(Sajam).

(WR).sijanda pelakor diduga,melakukan pengancaman terhadap tiga orang dengan Sajam jenis pisau dapur.setelah mereka menggerebeknya bersama laki berinisial(A),berdua dalam kamar sekitar jam.10.00 wib di penginapan Barakahti 5 Muara Teweh,Selasa(8/6/2021).

Masalah perbuatan melawan hukum ini,menjadi runyam serius dan pada akhirnya dalam penanganan pihak Polres Barito Utara.karena tiga orang yang telah diancam oleh(WR)ternyata anak dari keluarga(A),sedangkan(A) sendiri bersetatus masih tetap,Aparatur Sipil Negara(ASN)suami sah dari seorang permpuan di Desa Jangkang Baru.

Kapolres Barito Utara,AKBP.Dodo Hendro Kusuma melalui Kasatreskrim.AKP.M.Tommy Palayukan,dalam rilis Pers Rabu(9/6/21).Polisi telah menerima laporan pengaduan dari korban atas nama Fahrizal Ifani tentang dirinya telah diancam,oleh(WR)dengan Sajam sejenis pisau dapur.

Korban Fahrizal mendapat informasi (A) Bapaknya,diduga selingkuh dengan Janda (WR) yang tepatnya dalam kamar di sebuah Penginapan jalan Sengaji Hilir.Fahrizal bersama saksi yang bernama,Norhidayah dan Aprilia saat sebelumnya telah mengetahui,sampai di penginapan langsung mengetuk pintu kamar,lantas diketuk dan dibuka oleh(A).Sehingga terjadi keributan adu mulut.

Tidak berselang lama,lalu (WR)mengeluarkan dan mengacungkan Sajam jenis pisau dapur,ke arah korban atau pelapor dan saksi lainnya.Begitu cepat Fahrizal segera menelepon dan melaporkan hal tersebut ke pihak Polres Barito Utara,”jelas Tommy.

Petugas piket dari Sentra Pelayanan Polisi(SPK),Polres Barut.Kasus perselingkuhan(A)dan(WR) ini,telah diselidiki ternyata benar(WR)kedapatan membawa sajam,untuk mengancam Fahrizal dengan beberapa saksi lainya yang sebelumnya disimpan(WR)dalam tas warna hitam.

Setelah proses penyidikan oleh Kepala Unit Pidana Umum,Ipda.Sukowo,hari Rabu siang.bahwa tersangka(WR)dijerat dengan pelanggaran Pidana Pasal 2 ayat(1) Undang-undang darurat,nomor.12/1951 atau pasal 335 KUHP.Ancaman hukuman 10 tahun kurungan penjara.(SS).