PAGAK, KABUPATEN MALANG – Menteri Pariwisata Arief Yahya pernah mengungkapkan, mahasiswa dinilai berperan penting dalam pengembangan sektor pariwisata. Hal inilah yang sedang dilakukan oleh mahasiswa KSM kelompok 58 Universitas Islam Malang (UNISMA) dengan berpartisipasi mengembangkan Wisata Mahoni Dempok melalui program yang sangat bermanfaat dan beredukasi, yaitu pembuatan taman bernuansa islami.
Wisata Mahoni Dempok adalah salah satu destinasi wisata dengan luas lahan sekitar 3 hektare yang terletak di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Ketua kelompok tim mahasiswa KSM Yudi Tristiono mengatakan, salah satu alasan mengapa pariwisata ini dikelola oleh BUMDES Maju Jaya yaitu daya tarik otentik setempat yang masih terjaga keasliannya, hal ini menjadikan tempat ini sebagai lokasi bagi mahasiswa KSM UNISMA untuk melakukan pengabdian pada masyarakat.

Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 7 Februari hingga 12 Maret 2022 mendatang tersebut berupaya mewujudkan pembangunan tanaman dengan konsep islami yang dilengkapi dengan sistem edukasi. Dalam hal ini, mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) yang berjumlah 13 orang itu mempunyai strategi agar dapat menarik simpati pengunjung.
Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) yakni membantu masyarakat setempat untuk mengembangkan wisata mahoni agar semakin dikenal.

Seperti membuat taman islami yang diajukan oleh Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM). “Sebagaimana air yang mengalir, pohon dan warna hijau yang paling sering disebutkan dalam Al-Qur’an, rencananya kami ingin membentuk taman yang berisikan tanaman-tanaman yang terdapat dalam Al-Qur’an.
Seperti kurma, bit, zaitun, anggur, dll. Kami juga ingin menambahkan informasi mengenai masing-masing tanaman tersebut sebagai sarana edukasi tanaman islami kepada warga sekitar dan para pengunjung yang datang,” paparnya.
“Harapannya, upaya ini dapat melestarikan lingkungan serta membantu meningkatkan jumlah wisatawan dan pendapatan para pelaku ekonomi setempat. Disamping itu, para pengunjung dapat mengetahui dan memahami tanaman apa saja yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an,” ujar Faita, anggota kelompok KSM lainnya, Senin (21 Februari 2022).

Dosen pembimbing, Dr. Ir. Sugiarto, MP berharap, kegiatan ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat di Desa Gampingan.
Oleh : Nur Rohmah Dhuhaini






