Korsda Pengairan Bangorejo Terus Berbenah Sempurnakan BBU 10 Dam Sere Bangorejo

894 0

Gempurnews.com, Banyuwangi – Bangunan Baru Utama (BBU) 10 Dam Sere memang menjadi salah satu pusat kegiatan dan hiburan masyarakat Desa Bangorejo Kecamatan Bangorejo kabupaten Banyuwangi.

Dibangun dipertengahan Tahun 2017 hingga kini dam yang menjadi salah satu Destinasi Wisata Lokal ini terus mengalami pembenahan. Hal ini disampaikan Slamet Widodo selaku Koordinator Sumber Daya Air (KORSDA) Wilayah Bangorejo saat ditemui awak media Gempurnews di Gasibu Dam Sere, Selasa (22/03/2022).

“Kita sekarang ini sedang melakukan perawatan dan pembenahan gasebu. Kebetulan kemarin hujan disertai angin membuat Gasibu sedikit doyong, jadi tadi setelah absen kita kerahkan seluruh tenaga yang ada untuk gotong royong melakukan pembenahan sementara, kalau untuk pembersihan sendiri kami setiap hari ada jadwal piketnya” Pungkasnya.

Kepada awak media, Slamet juga memaparkan berbagai macam pengembangan yang dilakukan, bahkan pihaknya berkolaborasi dengan Pemerintahan Desa setempat dalam mengembangkan berbagai potensi wisata. Selain itu Dam Sere juga memiliki agenda Festival Tahunan Bubak Bumi yang rutin diadakan dibulan November.

“Yang depan kan milik Pengairan dan yang belakang ini merupakan RTH Desa Bangorejo, kita berkolaborasi mas dengan desa, seperti wahana air ini juga milik desa. Sering juga Gasibu ini untuk kegiatan rapat pemerintah desa, terutama ibu-ibu PKK, sering melakukan kegiatan disini. Selain itu kami punya agenda tahunan berupa Festival Bubak Bumi yang rutin diadan disekitar bulan November” Paparnya.

Dalam pengembangannya Slamet juga menegaskan, bahwa pihaknya tidak selalu bergantung pada Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Bersama Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) setempat pihaknya berkolaborasi mengumpulkan suwadaya untuk melakukan pengembangan.

“Kalau ada program dari dinas pasti dimasukkan, namaun untuk pengadaan ringan kita suwadaya dengan HIPPA setempat, yang jelas tidak hanya berpangku tangan dengan yang diprogramkan dinas. Seperti bunga-bunga, pengecatan-pengecatan dan lain-lain, intinya yang tambal sulam kita suwadaya.” Terangnya kepada awak media.

Selain untuk kegitan kedinasan, lokasi Dam Sere ini diakhir pekan tidak pernah sepi akan pengunjung. Banyak club-club pesepeda yang sedang melintas memilih untuk berhenti, walau hanya sekedar untuk mengambil gambar dan menikmati lokasi rest area yang hijau dengan panorama yang memanjakan mata.

“Kalau Sabtu, Minggu disini rame mas, biasanaya para club-club sepeda itu berhenti memanfaatkan rest area sambil berfoto, tidak jarang ada yang mandi. Bahkan mereka bisa menikmati berbagai macam aneka kuliner. didepan jalan sana banyak yang berjualan. Cuman kalau didalam kita dilarang, itu sudah peraturan Dinas Pengairan.” Tandasnya

Slamet juga menambahkan, harapannya kedepan, Dam Sere bisa lebih baik, lebih bermanfaat bagi umum utamanya bagi warga sekitar.

“Kalau harapan, ya bisa lebih berkembang, rame pengunjung dan tentunya lebih bermanfaat bagi umum utamanya warga setempat.” Slamet menambahkan.(Siget)

Related Post