Tanggapi Komisi IV DPRD Banyuwangi Plt Dinas PU CKPP Danang Hartanto Janjikan Perbaikan Serentak Menjelang Hari Raya

600 0

BANYUWANGI – Pelaksana Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman Banyuwangi, Danang Hartanto, S.T. mengakui bahwa saat ini kondisi infrastruktur jalan di Banyuwangi banyak yang mengalami kerusakan.

Adapun faktor penyebabnya taklain adalah cuaca, terlebih dampak musim penghujan yang berkepanjangan dan pengerjaan yang dikejar waktu.

Hal ini ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi IV bersama mitra kerja, yang dilakukan dalam rangka singkronisasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banyuwangi tahun anggaran 2021.

“Memang saat ini kondisi jalan kita banyak yang berlobang dan perlu diperbaiki, teman-teman Komisi IV meminta kualitas dan kuantitasnya benar-benar diperbaiki,” kata Danang Hartanto. Jum’at 1 April 2022

Sebelumnya Komisi IV DPRD Banyuwangi meminta Pemerintah daerah melalui Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan dengan kualitas dan umur manfaat

Pasalnya, dewan sering mendapatkan keluhan atau keluhan dari masyarakat /terkait dengan kerusakan infrastruktur jalan di Kabupaten Banyuwangi khususnya jalan penghubung antar kecamatan.

“Kita sering mendapatkan laporan dari teman-teman desa, LSM maupun wartawan, namun masih kita tamping dan tidak memberi pernyataan, menunggu waktu untuk melakukan klarifikasi dengan Dinas terkait, dasar apa kok ouputnya tidak memuaskan, “ucap politi PDIP Ficky ​​Septalinda.

Komisi IV berharap pelaksanaan proyek infrastruktur jalan harus menjaga mutu dan kualitas sesuai dengan spesifikasi teknis agar hasil produk jasa kontruksinya bisa awet serta bermanfaat berumur Panjang.

Dalam rapat, Dinas Cipta Karya telah menyampaikan penjelasan mengenai beberapa hal dalam teknis dan kajiannya, termasuk peraturan dan regulasinya yang mengalami perubahan. 

Danang juga menjelaskan bahwa kerusakan infrastruktur jalan , selain karena cuaca ekstrem, juga dipengaruhi oleh banyaknya kendaraan over dimension over loading (ODOL) yang membebani melebihi tanage .

“Kalau tahun depan tetap sama, masih banyak kendaraan over dimension yang dibiarkan, maka akibatnya akan ada banyak jalan yang retak, kalau dalam istilah sipilnya retak buaya. Sehingga ketika hujan akan ada genangan air disitu, dan bila itu terus dilewati maka pondasinya akan naik, dan lobangnya akan bertambah banyak.” Pungkasnya saat dikonfirmasi awak media.

Danang menambahkan, Satgas jalan berlubang akan terus digerakkan untuk mengatasi jalan yang mengalamai kerusakan. 

“Kita sudah petakan, yang terparah diwilayah sempu dan daerah selatan, insya Allah dalam waktu dekat ini, jalan-jalan berlobang akan kita perbaiki secara serentak dan secara bertahap dengan tambal sulam. Terlebih menjelang lebaran terus kita gencarkan perbaikan jalan kabupaten sehingga ketika sudah ketika sudah lebaran tidak ada lagi jalan yang rusak atau berlubang,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah tambal sulam, diharap jalan berlubang di ruas jalan di wilayah Kabupaten Banyuwangi dapat diperbaiki dengan cepat, hingga mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan yang diakibatkan kerusakan jalan. (Sgt)

Related Post