Sidoarjo – Pesta Demokrasi, Pilkades di Kabupaten Sidoarjo yang diikuti sekitar 84 Desa, pada umumnya diharapkan lancar dan kondusif. Seperti pemberitaan Kominfo Sidoarjo hari Selasa 21 Juni 2022, dengan tema Warga Sidoarjo Melek Demokrasi, Pilkades Serentak di 84 Desa Berlangsung Aman dan Kondusif. Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor juga menyatakan Aman dan Kondusif pada saat pesta demokrasi dengan sistem TPS terpisah. Tetapi sangat disayangkan karena di Balai Desa Kepunten Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo ini didemo warga pendukung Didik Santoso Cakades No. 2 Menuntut tim panitia TPPS hasil perhitungan suara di Dis (Berhenti), karena disangka ada kecurangan di Tim TPPS saat pencoblosa dibilik TPS, Minggu 19 Juni 2022, Kemarin.
Munawar bukan nama asli warga pendukung Cakades No. 2 Didik Santoso mengatakan kalau calonnya sudah 3 kali mencalonkan kades merasa dicurangi oleh panitia TPPS.
“Sudah 3 kali ini mas mencalonkan kades selalu kalah, mulai dari tahun 2013, 2020, 2022 kalah, sangat kelihatan sekali mas, 10 warga pendukung mas Didik ini bilang kesaya, pada saat datang tidak disuruh isi daftar hadir dan surat suara tidak dibuka alias masih terlipat”. Kata Munawar
Masih kata Munawar, ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan panitia TPPS bertanggung jawab dengan apa yang sudah terjadi di TPS 5 hari Minggu, 19 Juni 2022 kemarin, banyak tandatangan daftar hadir pemilih dipalsukan, TPS 2 dan TPS 4 surat suara tidak dibuka dan masih terlipat.” Tambahnya
Ada juga mas pemilih pada saat didalam bilik TPS membawa HP (Alat komunikasi), saya yakin mas pasti ada penggelungan suara dalam pemilihan Kades berlangsung di Desa Kepunten dan saya minta dengan hasil suara ini di Dis atau diberhentikan tidak ada Kades di Desa Kepunten ini karena kecurangan Panitia TPPS. Pungkasnya Munawar
Diwaktu berbeda awak media menkonfirmasi Sekertaris Camat Tulangan, Hari Nobsi Djadi menjelaskan kalau pihak dari kecamatan hanya bisa menfasilitasi dan tidak bisa memberikan keputusan apapun terkait masalah tuntutan warga pendemo di-Balai desa Kepunten Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo.
“Saya gak bisa memberi keputusan mas, kita dari pihak kecamatan hanya bisa menfasilitasi”. Pungkas Hari
Sampai berita ini ditayangkan para pendemo masih berada di balai desa karena tuntutannya belum terjawab. (Yuli)






