Penangan Sampah Kota Cimahi

234 0

CIMAHI – Sampah merupakan masalah klasik yang sudah turun temurun serta tidak pernah habis untuk dibahas,Permasalah sampah merupakan tanggung jawab segenap elemen,baik masyarakat pemerintah pihak swasta maupun siapa saja yang merasa sudah menghasilkan sampah atau bahasa kekiniannya adalah NYAMPAH.Segala upaya dilakukan untuk menanggulangi permasalahan sampah baik dari hulu sampai ke hilir,Namun semua itu tidak akan mendapatkan hasil apapun jika segenap elemen masyarakat tidak terlibat.

Dalam hal ini teori Pentahelik yang mengisyaratkan teribat secara aktif antara Akademisi,Bussnismen(Pengusaha),Komunitas,Pemerintah dan tentu saja media seyogyanya harus benar-benar melaksanakan sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.

Penanganan Sampah dari hulu yakni sampah rumah tangga mulai digalakkan dengan program pilah sampah dari sampah rumah tangga,Sampah ternyata jika dipilah akan menghasilkan nilai ekonomis yang cukup menjanjikan serta dapat mengurangi volume sampah yang dihasilkan.Kota Cimahi saat ini menghasilkan sampah sebanyak 270 ton perhari,sementara kapasitas yang dapat diangkut ke tempat pembuangan sampah akhir(TPA) hanya 220 ton perharinya,artinya sebanyak 50 ton sampah perhari akan terus terakumulasi setiap bulannya.Dapat dibayangkan dalam sebulan ada 1500 ton sampah yang akan menumpuk di Kota Cimahi.

Berbagai macam solusi sedang dikaji dan diupayakan agar tidak terjadi penumpukan sampah,Salah satu cara yang dilakukan adalah program pemilahan sampah rumah tangga,selain dapat menghasilkan nila ekonomis dengan sampah yang dapat di daur ulang,juga dapat memanfaatkan sampah organiknya menjadi kompos,dengan berkurangnya sampah dari hulu yakni sampah rumah tangga maka akan terjadi pengurangan gas metan yang diakibatkan tercampunya sampah akhirnya udara menjadi kurang bagus.Pemilahan sampah yang dimulai dari sampah rumah tangga diharapkan akan ikut mensejahterakan masyarakat.Sampah terpilah dari dasar,sampah organiknya akan menghasilkan nilai ekonomis dan jika kita hitung nilainya sangat luar biasa.Sementara organiknya dapat dimanfaatkan untuk dibuat menjadi kompos atau pupuk juga menjadi pakan magot yakni larva lalat yang merupakan bahan untuk membuat pakan ternak.

Jika masih ada sampah yang tersisa itu juga bisa dimanfaatkan untuk bahan pengganti batubara yang lebih dikenal dengan RDF.
Ternyata sampah dapat menjadi berkah jika kita mau memilah dan memprosesnya sehingga sampah tidak lagi menjadi masalah namun akan menjadi berkah bagi masyarakat dan segenap elemen yang mau memprosesnya.Sampah berkurang, masalah banjir yang diakibatkan oleh sampah maupun polusi akibat dari sampah tidak akan terjadi lagi,Hingga akhirnya samapah akan menjadi berkah.

(Achmad $)
Editor : dhw_robhin

Related Post