TANGGAPAN DINAS PUPR TERKAIT PERBAIKAN IRIGASI DAN JALAN DI MOJO SAWURGempur News Blitar – Kamis, 28 Agustus 2025

42 0

JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) bersama Forum Masyarakat Desa melakukan tinjauan langsung ke lokasi Jalan Mojo Sawur untuk meninjau penyebab kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Hasil dari pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan saluran irigasi yang posisinya lebih tinggi dari badan jalan menyebabkan peresapan air ke jalan melalui celah-celah retakan. Selain itu, terdapat kendala pada salah satu saluran air di mana gorong-gorong yang ada tidak cukup lebar. Saat hujan deras, air meluap dan membanjiri jalan, bukan mengalir melalui saluran yang tersedia.

Dalam sidak tersebut turut hadir pihak Dinas PUPR Kota Blitar, yang diwakili oleh Agus, bersama Kepala Desa Sanankulon, Eko Triono, S.Sos., M.A.P., serta Kepala Desa Purworejo, Kalinggo Purnomo, S.E. Menanggapi temuan di lapangan,

Bapak Agus dari Dinas PUPR Kota Blitar menyampaikan melalui pesan WhatsApp oleh Ketua JPKP, Choirul Fuad “InsyaAllah untuk saluran irigasi akan segera kami benahi. Besok akan kami lakukan pengukuran terhadap kerusakan dan kebutuhan materialnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Purworejo, Kalinggo Purnomo, S.E., menyampaikan apresiasinya saat ditemui oleh Ketua DPD JPKP Kota Blitar, Sugeng Widodo, S.Pd., dan Ketua DPD JPKP Kabupaten Blitar, Choirul Fuad. Dirumahnya Kades mengatakan “Syukur alhamdulillah, ruas jalan di perbatasan Kabupaten Blitar dan Kota Blitar — tepatnya di depan pabrik rokok Sampoerna dan Gudang Garam — telah mendapat perhatian dari Pemkab Blitar maupun Pemkot Blitar. Atas nama warga Desa Purworejo, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Jalan ini sangat vital sebagai akses ekonomi warga, terutama yang bekerja di kedua pabrik tersebut. Setelah sekian lama rusak parah, kini ruas jalan milik Pemkab sudah diperbaiki, dan ruas milik Kota sepanjang kurang lebih 150 meter akan segera ditingkatkan dengan pelapisan hotmix.”
Namun demikian, beliau juga mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang belum tuntas, yakni masalah genangan air dari irigasi yang berpotensi merusak jalan kembali. “Kami khawatir jalan yang telah diperbaiki tidak akan bertahan lama jika genangan air terus terjadi, apalagi jika debit air meningkat bisa mencapai perempatan Dusun Karangjati tambahnya.

Pihak Pemkab dan Pemkot Blitar telah merespons laporan warga dengan baik dan turun langsung ke lokasi. Diharapkan, dengan kolaborasi lintas sektor ini, permasalahan dapat segera teratasi dan masyarakat bisa kembali menikmati infrastruktur jalan dalam kondisi baik dan aman. Ungkapnya 
(FD/SDR)

Related Post