Semarak Hari Disabilitas Internasional (HDI) tingkat Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Lumajang digelar pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Stadion Semeru Lumajang. Kegiatan ini diikuti oleh delapan lembaga SLB dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang.
Delapan lembaga yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni SLB Negeri Tompokersan Lumajang, SLB Bhakti Wanita Lumajang, SLB Samala Nerugrasa Lumajang, SLB HPB Tekung, SLB Samala Nerugrasa Tukum, SLB Samala Nerugrasa Yosowilangun, SLB Samala Nerugrasa Kunir, serta SLB Pelangi Kasih Pasirian.
Beragam agenda mewarnai peringatan HDI tahun ini, antara lain Bazar Disabilitas, Pawai Disabilitas, dan Pentas Seni Disabilitas. Kegiatan tersebut menampilkan hasil karya, kreativitas, serta bakat seni para peserta didik, sekaligus menjadi ruang ekspresi dan apresiasi bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Ketua panitia kegiatan, Alfin Ramadhan Pratama Putra, S.Pd., menyampaikan bahwa momentum Hari Disabilitas Internasional memiliki makna yang sangat istimewa. Selain sebagai sarana pengembangan kreativitas anak didik, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa ABK mampu, memiliki potensi, dan dapat berprestasi.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus bisa dan punya potensi. Ini juga bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan ramah disabilitas,” ujarnya.
Kegiatan Semarak HDI tingkat SLB se-Kabupaten Lumajang ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Ibu Dewi Natalia, yang juga merupakan Wakil Bupati Lumajang. Pembukaan kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lumajang, Kasi PKLK & SMK, serta Pengawas PKLK Provinsi Jawa Timur.
Melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama akan pentingnya kesetaraan, aksesibilitas, dan dukungan nyata bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam bidang pendidikan, kreativitas, dan partisipasi sosial di Kabupaten Lumajang (mandaER)






