LUMAJANG, GEMPUR NEWS – Kepala Desa Petahunan, Sumarli, membuktikan kesibukan melayani warga tak menghalangi peluang ekonomi. Di sela tugasnya, ia sukses mengembangkan usaha beternak ayam Kuntara, jenis ayam kampung unggulan yang cepat tumbuh dan punya nilai jual tinggi.
Usaha itu dimulai dari skala kecil di halaman rumah. Berkat perawatan telaten dan manajemen pakan yang baik, kandangnya kini mampu memanen puluhan hingga ratusan ekor ayam setiap periode.

“Awalnya hanya coba-coba mengisi waktu luang, tapi hasilnya sangat menjanjikan. Alhamdulillah sekarang bisa menambah penghasilan hingga puluhan juta rupiah,” kata Sumarli.
Keunggulan ayam Kuntara dibanding ayam kampung biasa terletak pada pertumbuhan cepat, daya tahan kuat, dan rasa daging yang tetap gurih. Hal itu membuat permintaannya tinggi, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan kuliner.
Tak hanya mendongkrak ekonomi pribadi, Sumarli juga mengajak warga belajar beternak. Ia berharap usahanya menginspirasi masyarakat desa untuk mandiri secara ekonomi.
“Kalau ditekuni, beternak ini peluang besar. Saya ingin warga ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Keberhasilan Sumarli menunjukkan kepala desa tak hanya berperan di pemerintahan, tetapi juga bisa menjadi teladan membangun kemandirian ekonomi di tingkat desa. (Joe)
