Malang, Gempurnews- Musim kemarau yang berkepanjangan sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Di beberapa tempat di jawatimur sebagian sudah kesulitan air, terutama air bersih. Kondisi alam semacam ini di tambah cuaca yang panas, kurangnya kehati hatian dari masyarakat bisa menimbulkan sebuah bencana kebakaran. Hal ini yang memotivasi jajaran kedua Muspika yaitu muspika Ngajum beserta Perum Perhutani, mengadakan kegiatan untuk memberikan edukasi dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan(19-9-2019).

Di ketahui bersama bahwa hutan merupakan paru paru dalam kehidupan disamping penyedia oksigen, penahan banjir dan penyedia sumber air yang di butuhkan oleh semua makhluk hidup. Dalam kegiatan tersebut bukan hanya seremonial, tetapi di lanjutkan partoli bersama, sekaligus memberikan pendidikan, penyadaran, dan kecintaan akan lingkungan serta pentingnya sebuah kawaan hutan kepada masyarakat, terutama yang bersentuhan langsung dengan kawasan hutan.
Dengan memasang berbagai spanduk yang berisikan himbauan , peringatan, serta penyuluhan hukum yang erat hubunganya dengan undang undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. IPTU Edi Purnama selaku kapolsek Wonosari, ketika di temui Gempurnews di sela sela kegiatan menghimbau kepada masyarakat dan seluruh stakeholder untuk bersama sama menjaga dan merawat hutan, terutama dari bencana kebakaran. ” saya sangat mengharap kepada semua fihak, untuk saling menjaga hutan dan lahan kita ini jangan sampai rusak, ibarat penyakit lebih baik mencegah daripada mengobati” ungkapnya setengah berdiplomasi.
Sementata Edi Purwanto KRPH Gendogo menyampaikan terima kasih kepada semua fihak yang turut ambil bagian dan mendukung kegiatan ini. Di sampaikan lebih lanjut, kegiatan semacam ini sudah berlangsunf tiga kali, tetapi khusis untuk patroli di lakukan seminggu sekali dan situsasional. “Saya sangat berterima kasih kepada semua fihak, yang ikut peduli dengan kelestarian lingkungan ini, kepada masyarakat kami juga menghimbau untuk selalu berhati hati, jangan sampai karena kecerobohannya menimbulkan kebakaran yang berdampak hukum pada yang bersangkutan” ungkapnya
Kegiatan yang di pusatkan di lokasi wisata….. di hadiri Asper kepanjen Jon Mariono, dan beberapa pejabat Muspika antara lain Camat Wonosari Drs.Mussi Arief,M.Si, Camat Ngajum Titi Febrianto,HPS.Sos.MAP, Kapolsek Wonosari Iptu Edi Purnaama,S.AP, Kapolsek Ngajum AKP Farid. Juga hadir Danramil Wonosari Kapten Arh Sigit Supriono, beserta anggotanya, Danramil Ngajum Kapten Inf.Pitono besrta anggotanya. Di samping itu nampak hadir tiga kepala desa yang wilayaknya bersentuhan dengan kawasan hutan, kepala desa kebobang Mujiati, Purwati kepala desa Sumberdem, dan kepala desa Wonosari Wito. Nampak hadir dan mendukung kegiatan tersebut, Kasubag humas Polres Malang AKP Ainun Jariyah beserta Kasi humas jajaran Polres Malang(Ivan/red)






