Dengan berbekal pengalaman yang sudah di milikinya, serta memiliki koneksi serta relasi yang sudah terjalin dengan baik dengan pejabat Pemerintah Kabupaten Lumajang, Soedjito optimis untuk memajukan desa Kaliuling lebih baik lagi. Menurutnya seorang kepala desa harus memiliki kemampuan dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakatnya. Jangan membangun hanya menunggu kucuran dana ADD/DD saja, tetapi harus mampu menembus birokrasi serta melobi untuk percepatan pembangunan di desanya.
Hal itu di sampaikan Soedjito kepada Media Gempurnews, ketika berbincang bincang santai di rumahnya.
Di ungkapkannya ketika menjabat kepala desa Kaliuling selalu melakukan inovasi dan kreasi yang dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Dalam kepemimpinannya Soedjito telah berhasil membuat jalan sepanjang 26 kilometer. Jalan yang menghubungkan dusun Kaliuling dengan dusun Tamansari ini sebelumnya hanya merupakan jalan setapak , akan tetapi di bangun dan di perlebar sehingga sampai sekarang dapat di lewati kendaraan roda empat.
Juga masalah pendidikan, Soedjito sangat peduli, terbukti dalam pemerintahannya di desanya dapat di bangun sebuah sekolah menengah (SMPN 2) Tempursari di Kaliuling
Dalam membela kepentingan warganya, Soedjito telah behasil membantu warga masyarakat yang tanahnya di gunting untuk tanah bondo deso dengan tanpa melalui proses yang benar.
Pada tahun 2008 Soedjito mewakili warga yang tanahnya di ambil oleh pihak desa, berjuang meminta kembali hak warga dan ahli warisnya untuk mendapatkan kembali tanah tersebut.
Dengan berbagai upaya perjuangnnya membuahkan hasil.
Tanah seluas lebih kurang 32 Ha yang di kuasai oleh desa sebagai tanah bondo deso sejak tahun 1973, akhirnya pada tahun 2008 di kembalikan kepada pemilik dan ahli warisnya.
Sedangkan yang sudah di bangun fasilitas umum(fasum) seperti lokasi kantor desa, sekolah, lapangan, di jadikan aset desa.
” Selama untuk kepentingan masyarakat, saya tidak akan pernah mundur untuk memperjuangkan” kata Soedjito.
Dalam pencalonannya sebagai kepala desa Kaliuling, dia mengajak warga masyarakat untuk berfikir kedepan.
Di sampaikan maju mundurnya sebuah desa di tentukan oleh kebijakan seorang kepala desanya.
” Dalam visi misi saya yang jelas pelayan publik secara prima, penggunaan ADD/DD secara transfaran, selalu mengutamakan musyawarah dalam menentukan kebijakan, dan nantinya akan saya gelontorkan dana lima juta rupiah tiap RT untuk ekonomi kreatif” imbuhnya.
Di akhir obrolannya Soedjito berharap doa dan dukungannya kepada seluruh warga Kaliuling.
“Saya sekeluarga mohon doa dan dukungan, kalau ingin Desa Kaliuling lebih maju, makmur dan bermartabat, jangan lupa coblos nomor 2 Soedjito” tutupnya.( red)


