HomeJawa TimurForkopimda Pasuruan, Lepas Pasien Covid yang Sembuh

Forkopimda Pasuruan, Lepas Pasien Covid yang Sembuh

 

PASURUAN —
Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan; bersama Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Arh Burhan Fajari Arfian dan Asisten dan PJU Kabupaten Pasuruan melakukan pelepasan pasien yang dinyatakan sembuh dari Rumah Isolasi SKB Pandaan, Kamis (09/07/2020)

Setelah dua hari lalu ada 41 orang yang sembuh, kini giliran 23 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan bebas dari Virus Corona.
Kedua puluh tiga orang tersebut terdiri dari 10 warga Kecamatan Gempol, 3 warga Pandaan, 2 warga Purwosari, 2 warga Grati, 1 warga Gondangwetan, 1 warga Rembang, 1 warga Bangil, 1 warga Lekok dan 1 warga Kraton.

Dalam keterangannya, Dandim Burhan menegaskan bahwa semakin bertambahnya jumlah warga yang sembuh dari Covid-19 tak lain karena pola pikir masyarakat yang sudah memahami bagaimana cara memerangi virus corona dengan mudah dan sesuai arahan presiden Joko Widodo bahwasanya untuk Jawa Timur diharapkan dapat menurunkan angka kasus Covid-19, sehingga Gugus Tugas melkukan Percepatan penyembuhan , ungkap Dandim Burhan

Advertisement

Penanganan Covid-19 yang diketuai oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf membagi tugas
Kebetulan saya mendapat tugas di bidang kesehatan masyarakat. Kemudian pak Kapolres lebih pada sosialisi kedisiplinan utamanya pada perusahaan dan karyawan. Juga Kejari yang focus ke perdagangan serta Ketua PN di bidang pariwisata imbuhnya

Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Rofiq. Menurutnya, kedisiplinan masyarakat untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan di tengah pandemic Covid-19 adalah kunci utama untuk mengalahkan virus corona. Apalagi Kabupaten Pasuruan merupakan daerah industry apalagi dengan ribuan perusahaan, sehingga perlu pengawasan yang ketat

Jangan meremehkan virus ini. Maka dari itu, setiap perusahaan akan terus kami awasi. Siapa saja yang tak mengindahkan himbauan ini, maka akan kami tindak tegas. Jangan sampai ini dianggap remeh, sehingga berakibat fatal kalau sampai banyak karyawan yang tertular virus corona tegas Rofiq

Sementara itu, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf melalui sambungan telepon mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan agar tak memberikan stigma negative kepada pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Hal itu penting untuk disebarkan kepada warga yang lain, mengingat pasien yang sembuh ini sudah dinyatakan bebas dari virus corona dan boleh beraktifitas seperti sedia kala
kalau dinyatakan sembuh, maka sudah pasti nihil atau tidak ada virus corona di dalam tubuhnya. Jangan lagi ada stigma negative, karena virus ini bisa menempel ke siapa saja, termasuk keluarga atau tetangga mari kita jaga tepo seliro dan rasa tenggang rasa kepada sesame,” harap Irsyad

Lebih lanjut Irsyad juga meminta kepada warga yang sembuh dari Covid-19 untuk dapat menyampaikan keberhasilan dalam mengalahkan virus corona kepada masyarakat lainnya. Dalam artian, mensosialisasikan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat selama pandemi Covid-19 serta pola pikir positif dalam melawan virus corona.

Untuk penanganan tidak murni mengandalkan obat, tapi ada campur tangan psikologi. Stigma perasaan stress dan tertekan harus dihilangkan dan diganti semangat tinggi untuk segera sembuh. Buktinya, hari ini ada 23 warga lagi yang sembuh. Ini sebagai bukti bahwa semangat sembuh harus ditularkan ke yang lain,” tutup Irsyad.

Dengan bertambahnya 23 orang yang sembuh, maka jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan bebas dari Covid-19 mencapai 147 orang. Dan terhitung hari ini, Kabupaten Pasuruan tak lagi berstatus Zona Merah Covid-19, melainkan menjadi Zona Oranye atau daerah dengan resiko sedang (qomar)

RELATED ARTICLES

Most Popular