LUMAJANG — Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengagumi keindahan obyek wisata pantai Watu Godeg yang saat ini lagi banyak dikunjungi para wisatawan.
Dikatakan, meskipun masih dalam kondisi pandemi Covid-19, pengunjung berdatangan untuk menikmati obyek wisata pantai yang ada di Desa Bulurejo, Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang tersebut.
Diakuinya, sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, obyek wisata Watu Godeg sangat sebanding dengan objek wisata pantai lainnya.
“Saya ingin wisata pantai Watu Godeg ini dikelola oleh pengelola pariwisata yang baik dan dibantu oleh instansi terkait,” kata Thoriq,
Dia berharap lokasi ini nantinya akan lebih banyak lagi dikunjungi oleh para wisatawan untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar Watu Godeg.
Namun demikian pihaknya tetap berpesan agar masyarakat dan para wisatawan dimusim pandemi Covid 19 ini tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Masyarakat boleh berwisata, akan tetapi harus mengerti kondisi saat ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, saat mengunjungi destinasi wisata yang ada di Kabupaten Lumajang,” pesannya kemudian.
Senada dengan Bupati, Kapala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Bambang Soekwanto, pihaknya menghimbau pengunjung Watu Godeg harus tetap patuhi protokol kesehatan, menjaga kebersihan dan larangan mandi di laut karena gelombangnya tinggi.
Sementara itu, Kepala Desa Bulurejo, Rohman mengatakan, pengelolaan wisata Watu Godeg mulai tahun 2019 di kelola oleh masyarakat melalui swadaya masyarakat Dusun Karang Menjangan RT 13 RW 05 Desa Bulurejo.
“Mereka secara sukarela menata dan membersihkan lingkungan Watu Godeg supaya kelihatan rapi dan bersih,” kata Kades Bulurejo, Sabtu (12/09/2020).
Ia juga menambahkan, fasilitas pendukung destinasi wisata seperti MCK yang ada di tempat wusata itu, merupakan hasil swadaya masyarakat yang memanfaatkan sumbangan seikhlasnya dari pengunjung dengan mengisi kotak yang tersedia.
“Kontribusi desa kaitannya dengan pemanfaatan wisata ini adalah memberikan saran, masukan dan pembinaan terhadap pengelola wisata ini, dalam hal ini adalah lingkungan RT 13 RW 05,” imbuhnya. (tim)
