PROBOLINGGO – Dua pemuda asal Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo yakni Sahrul Gunawan 25, dan Joko Liyono 17 meninggal seketika dalam kecelakaan di jalur pantura masuk Desa Kedung Dalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Kecelakaan maut itu terjadi pada Selasa dinihari (2/3) sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu Sahrul mengendarai motor Honda Beat N 5610 RQ membonceng Joko. Mereka melaju dari arah kota Probolinggo ke arah Kraksaan.
Sesampai di depan RSU Wonolangan, Dringu, Sahrul berniat menyalip mobil di depannya. Saat menyalip itulah, motor yang dikendarai korban masuk jalur berlawanan.
Pada waktu yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Suzuki Ertiga bernopol DK 1322 DN yang disopiri Pujo Trisusilo 45, warga Denpasar, Bali. Akibatnya, adu moncong antara Honda Beat dengan Ertiga pun tak bisa dihindari.
“Korban hendak mendahului kendaraan lain di depannya. Lalu masuk jalur lain, tapi saat bersamaan ada mobil dari arah berlawanan. Karena posisi korban sudah berada di jalur berlawanan, kecelakaan tidak bisa dihindari,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Nyoman Harayasa, Selasa (2/3).
Akibat kecelakaan tersebut, dua remaja tersebut meninggal di lokasi. Sementara sopir Ertiga hanya alami syok.
“Pengendara motor meninggal di lokasi akibat luka parah dibagian kepala. Kedua kendaraan pun mengalami rusak parah,” pungkas Kanit Laka. (qomar)

