KEDIRI — Pemerintahan desa Adan Adan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, menyambut dengan terbuka setiap tamu yang datang, baik itu dari masyarakat maupun dari komunitas.
Kepala desa Adan Adan, Moch. Riza Fahmi, S.Pt, menyampaikan jika situs Candi Adan Adan, bisa dikunjungi oleh siapa saja, akan tetapi di musim pandemi Covid-19 diharapakan setiap pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan.
Dengan melibatkan semua unsur yang ada, mulai perangkat desa sampai tingkat RT dengan selalu berkordinasi dengan aparat yang ada yakni Babinsa serta bhabinkamtibmas, lokasi tersebut dibuka untuk umum, seperti yang terlaksana saat ini komunitas Gues mengadakan kegiatan dilokasi tersebut.
Dengan ditemukannya situs candi Adan Adan tersebut, merupakan kewajiban semua untuk menjaga dan melestarikan warisan nenek moyang yang bernilai sejarah sangat tinggi.
Situs Candi tersebut sudah diteliti oleh instansi terkait.
Pelda Miftakhul Khoir, selaku Babinsa desa Adan Adan mendukung penuh semua kegiatan yang ada, termasuk situs candi gempur Adan Adan untuk di kembangkan sebagai obyek wisata baru.
” Yang penting setiap pengunjung yang datang ke situs candi tersebut harus mematuhi protokol kesehatan”, ujar Pelda Miftakhul Khoir.
Mustakim selaku ketua RT, menyampaikan rasa syukurnya atas ditemukannya situs candi tersebut, dengan demikian akan mendatangkan wisatawan yang pada gilirannya akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. ( Fandy)



