Gelar Seni Virtual 2021 Lomba Festival Band dan Seni Pertunjukan, Seni Rupa Mundur

466 0

CIMAHI – Gelaran seni virtual tahun 2021, Minggu (16/06/2021), terkonsentrasi pada seni musik sebanyak 40 peserta, sedangkan untuk matra seni yang lain hanya sebagai eksibisi berjumlah 35 termasuk didalamnya reog, calung, teater dan tari. Sementara untuk matra seni rupa kabarnya mengundurkan diri setelah ditunggu sampai batas waktu oleh panitia.

Ketua panitia Gelar seni virtual 2021 sekaligus ketua Komite musik DKKC (Dewan Kebudayaan Kota Cimahi) Atha Bahari menjelaskan bahwa pelaksanaan Gelar seni virtual ini diberikan tanggung jawab dari Disbudpar dan DKKC

“Untuk pelaksanaan Gelar seni virtual ini kami diberikan tanggung jawab dari Disbudpar dan DKKC untuk menyelenggarakan acara ini, dengan anggaran sekitar 25 jutaan dan dikepanitiaan yang bekerja sekitar 22 personel dibagi 2 tempat, yang pertama di Bandung Moi, dan yang kedua di Sinopsis.” Kata Atha Bahari.

Atha menjelaskan, pelaksanaan di Bandung Moi tanggal 27 Juni 2021, sedangkan di Sinopsis tanggal 29-30 Juni 2021. Untuk Stimulus para peserta diberikan 1juta tiap peserta baik dari Festival Band maupun peserta eksibisi.

“Peserta Band ada 40 peserta, sementara Peserta Eksibisi berjumlah 35 peserta. Untuk hadiah dinilai dari penjuarian, juara pertama mendapatkan hadiah 10 juta rupuah ,juara kedua 7,5 juta rupiah dan juara ketiga 5 juta rupiah.” Ujarnya.

“Khusus untuk Festival Band juara keseluruhan dengan penilaian like dan viewer diambil 3 peserta terbaik, semuanya mendapatkan hadiah masing-masing 5 juta rupiah.” Tambahnya.

“Sedangkan untuk seni lukis, dari ketua Komitenya menyatakan tidak ikut seta dalam kegiatan ini, padahal yang dilombakan diprioritaskan seni musik dan seni lukis yang ingin diangkat tingkat SD, SMP. Namun ternyata nggak jadi entah kenapa.” Terang Ketua Panitia Gelar seni virtual 2021 Atha Bahari.

Saat ditanyakan apakah DKKC sebagai EO, Ketua Panitia hanya memberikan alasan bahwa Kami di Komite seni Musik DKKC hanya sebagai pelaksana.

Ditempat yang sama Maestro Seni tari Kota Cimahi Apih Ajat menuturkan harapannya selaku pelaku seni di Kota Cimahi.

“Menurut saya secara pribadi, kegiatan ini cukup bagus agar memacu para seniman melahirkan karya-karya terbarunya khusnya seni musik. Harapan saya untuk kesenian yang lainnya seperti teater, tari, pedalangan sebaiknya tidak hanya di tingkat eksibisi saja, untuk kedepannya bisa dilombakan seperti tahun-tahun sebelumnya, artinya porsinya seimbang.” Ungkap Apih Ajat Maestro Tari Kota Cimahi.

Ketika Awak Media Gempur News meminta Konfirmasi dari Ketua Seni Rupa DKKC terkait mundurnya dari kegiatan Gelar Seni virtual 2021, H. Deden Maulana sebagai Ketua Komite Seni rupa mempertanyakan.

“Siapa Siapa bilang mundur? kami tidak mendengar bahwa komite seni rupa mundur dari Acara Gelar seni virtual, namun jika tidak diikut sertakan saya tidak tahu.” Tanya H. Deden Maulana.

Pihaknya mengakui memang pernah ada pembicaraan bahwa seni rupa diikut sertakan di kegiatan tersebut, namun jika di internal kepanitiaan tidak diikut sertakan.

“Sampai saat ini belum ada informasi kepada saya selaku ketua Komite seni rupa DKKC. Saya bahkan sampai saat ini belum mendapatkan kabar terkait ikut atau tidaknya seni rupa pada kegiatan tersebut.” Ungkap Ketua Seni rupa Dewan Kebudayaan Kota Cimahi.

Sementara Ketua DKKC Hermana HMT saat dikonfirmasi melalui aplikasi WA menyatakan acara ini untuk seni pertunjukan. Dikatakan bahwa awalnya sudah pernah diajukan ke dinas untuk lomba melukis dan sudah disusun oleh ketua Komite seni rupa.

“Acara ini untuk seni pertunjukan, DKKC awalnya pernah diajukan ke Dinas untuk lomba melukis dan sudah disusun oleh ketua Komite seni rupa, namun batal karena harus atas nama grup, tidak boleh perorangan dan menyertakan KTP 10 orang sehingga seni rupa batal. Disbudpar pora arahannya pada seni pertunjukan.” Terang Ketua DKKC Hermana Hmt.
(AS)

Related Post