Cimahi,Kamis(11/12/2025)
Aggota DPRD Kota Cimahi, H. Enang Sahri,S.Sos.,M.M., menyoroti kondisi rumah penduduk di daerah pinggiran kota yang dinilai labil dan rentan roboh, menjadikannya sebagai ‘Pekerjaan Rumah’ (PR) bersama bagi seluruh pemangku kepentingan di Kota Cimahi,baik Eksekutif Maupun Legislatif
Politisi Senior dari Partai NasDem ini mengungkapkan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi perumahan warga, terutama yang berada di wilayah pinggiran yang kurang layak untuk dihuni.
Enang mendapati fakta dilapangan bahwa,Struktur Bangunan Labil dan Tidak Sesuai Standar
Haji Enang Sahri atau yang lebih akrab disapa Haji Enang,menjelaskan bahwa banyaknya rumah penduduk yang bermasalah disebabkan oleh beberapa faktor, terutama pada struktur bangunan,Kemudian
Kondisi Tanah Labil,dimana Banyak rumah yang didirikan di atas tanah yang secara geologis tidak stabil,”Ungkapnya.
Kemudian Emang Menambahkan,bahwa
Pembangunan yang Asal-asalan yang tidak standar, “Konstruksi seringkali dibuat tanpa mengikuti standar yang benar, terutama dalam pembuatan struktur penahan seperti slup (sloof).
Hal tersebut diduga Keterbatasan Biaya atau ketidakmampuan finansial warga menjadi alasan utama mengapa mereka tidak membuat struktur bangunan yang kuat dan memadai,” Tambahnya
Lalu Enang Sahri melanjutkan,
“Memang banyak rumah penduduk apalagi daerah pinggiran kota karena memang tanahnya labil, dibuatnya sembarangan, terus sembarangan mungkin karena tidak mampu saja, tidak mampu untuk membuat slup-slupnya sebetulnya mungkin, sehingga kalau ada sedikit angin saja sudah roboh,” ujar Haji Enang.
Kondisi darurat ini terbukti dengan adanya laporan kerusakan di satu lingkungan yang sama. Haji Enang menyebutkan bahwa setidaknya dua rumah di RT 2 RW 18 mengalami kondisi serupa, menambah daftar rumah warga yang membutuhkan bantuan perbaikan segera.
Haji Enang Sahri menekankan bahwa mengatasi masalah ini adalah tanggung jawab kolektif. Ia secara khusus menyinggung pentingnya memperhatikan warga yang sudah lanjut usia.
“Ini PR buat kita semua melihat kondisi rumah warga yang memang perlu kita bantu. Tentunya pemangku kepentingan di Kota Cimahi ya, apalagi yang sudah tua tadi,” pungkasnya.
Achmad Syafei


