CIMAHI —
Setiap kesuksesan seseorang tentu saja ada elemen pendukung lainnya, seperti halnya Kesuksesan Anthony S.Ginting, yang berhasil mengharumkan Indonesia sebagai peraih medali perunggu dalam cabang olahraga bulutangkis.
Antony Ginting mendapatkan medali perunggu di Single putra,
Namun tampaknya tidak semua orang tahu dibalik kesuksesan Anthony Ginting ada seorang pelatih yang bertangan dingin dibelakangnya, yang telah mengasah kemampuan seorang Anthony Ginting, Sosok tersebut adalah Dian Supriatna.

Ditemui di kediamannya, Kamis, 2 September 2021, Pak guru sapaan akrabnya, menjelaskan perjalanan seorang Anthony Ginting Kecil saat di latih olehnya,
Diungkapkannya, pengalaman melatih bulutangkis dimulai pada tahun 1995 di SGS Ultra Jalan surya sumantri Bandung bersama dengan pak Suhendra, sebelumnya saya menjadi asisten pelatih Bapak Edi Ismanto pelatih SGS Sukarno-Hata, yang notabene mantan pebulutangkis Nasional.
Menjadi pelatih di SGS Ultra melahirkan pebulutangkis Pelatnas Elena,Yoga,Lina,Nelly dan Neneng membawa SGS Ultra nenjadi Juara Umum Se Jawabarat antar club Bukutangkis.
Kemudian sempat melatih di Dwijaya Jakarta Barat besama bapak Ataw membawa SGS Dwijaya menjadi juara Umum Sirkuit Nasional(SirNas) pada tahun 2002 di Purwokerto.
“Pertemuan saya dengan Anthony Ginting pada tahun 2004 setelah balik lagi ke Bandung,Saat pertama kali Anthony Ginting ketemu saya baru kelas 3 Sekolah Dasar, saya memberikan Privat bulutangkis kepada anak-anak di Jalan Pesantren, Anthony berlatih bareng Devi permatasari,Senatria,Bobby Aleksander yang menjadi pemain Nasional dan ikut Pelatnas Juga.”Jelas Pak Guru Dian Supriatna panggilan akrabnya.
Perjalanan Dian Supriatna yang juga seorang Kepala Sekolah di Salah satu SD di Kota Bandung ini banyak suka dan dukanya, banyak sudah Pebulutangkis yang di lahirkan dari tangan dinginnya seperti halnya Anthony Ginting yang membuat prestasi Internasional pada pergelatan Olimpiade di Jepang, namun sangat disayangkan pemerintah kota Cimahi belum tergerak untuk meminangnya dalam hal melatih para Atlit Kota Cimahi.
Dian Supriatna berharap agar Cimahi memiliki PELATDA Untuk menjaring para calon atlit dari Kota Cimahi sehingga kedepan dapat mengharumkan Nama Kota Cimahi dalam kancah perbulutangkisan Nasional maupun Internasional,
“Saya berharap agar Kota Cimahi memiliki PELATDA Sendiri agar para atlet bulutangkis Kota Cimahi tidak ikut Pelatda di Kota lain,Sebetulnya dengan program pelatihan yang tepat Cimahi bisa melahirkan Penerus Anthony Ginting yang lain dimasa yang akan datang,Karena anak-anak yang kita jaring dari awal junior atau pemula, kemudian memasuki pemula akhir atau remaja tidak ada wadah sehingga kalaupun tidak lari ke Kota lain maka biasanya berhenti berlatih bulutangkis maka jika Cimahi ada PELATDA kita bisa mewadahi para pebulutangkis remaja ini karena Cimahi sebenarnya memiliki banyak potensi yang bagus-bagus,Saya merasa berdosa ketika melatih dari anak-anak namun saat remaja tidak ada wadahnya.Saya berharap walaupun tidak ada lapangan yang memadai namun bisa disiasati dengan program latihan yang diwadahi oleh PELATDA Kota Cimahi di GOR yang ada di Kota Cimahi nanti akan muncul bibit-bibit Pebulutangkis yang akan meneruskan Prestasi seorang Anthony Ginting Selanjutnya,Semoga Pemerintah Cimahi berupaya untuk memfasilitasi agar Kota Cimahi disegani dalam kancah Bulutangkis tingkat Kota/Kabupaten,Provinsi,Nasional bahkan Internasional seperti halnya Pebulutangkis Anthony Sinisuka Ginting.” Pungkas Dian Supriatna Pelatih Anthony Sinisuka Ginting.
Achmad Edison Syafei

