LUMAJANG – Sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak mendampingi petani, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia(HKTI) Dewan pimpinan cabang Kabupaten Lumajang, terus bergerak dan menginventarisasi petani terdampak erupsi semeru tahun ini. Disamping mendata dampak terhadap petani sekaligus mencarikan solusi berupa bantuan terhadap petani lewat jalur HKTI propinsi jatim, oraganisasi yang memberikan sumbangan langsung ke Lumajang diantaranya Perempuan Tani (Pertani), Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Al Fasya Mojokerto, Singo Wongso, Sahabat KIP, Surabaya Berlian, Gerbang tani mojokerto dan relawan Bolo doni mojokerto Kompak turun bersama. Mereka menyalurkan bantuan di beberapa titik pengungsian korban erupsi Semeru pada, jum’at 10 desember 2021
“Ada beberapa titik yang kami terjuni, yaitu Posko Balai Desa Penanggal, Posko Dusun Kamar Kajang Desa Sumber Wuluh, Balai Desa Tempeh Lor, dan posko pengungsian SMP 1 Negeri Candipuro,” terang Iskak Subagio Ketua HKTI Lumajang yang didampingi Endang Rumiati, bendahara HKTI Lumajang.
Saat tiba di balai desa, rombongan yang beriringan 7 mobil pribadi dan 1 pick up tersebut, diterima oleh Wabup Lumajang, Indah Amperawati Masdar.
Bantuan yang diturunkan di titik tersebut, diantaranya adalah pakaian dalam, masker, produk UMKM, mie instan, air mineral, susu, snack anak-anak, popok sekali pakai, mainan anak-anak dan sandal
Setelah itu, rombongan pun menyisir lokasi kedua, yaitu Dusun Kamar Krajang yang merupakan titik lokasi pengungsian tertinggi atau terdekat dengan wilayah yang terisolir. Yang menarik, bukan hanya bantuan seperti sembako, masker, obat-obatan, oksigen portable, pampers, susu, snack, sandal maupun pakaian layak pakai diterjunkan, melainkan, mereka melakukan trauma healing untuk anak-anak.
Dijelaskan oleh Ketua Pertani HKTI Jatim, Lia Istifhama, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar mewujudkan empati dan kepedulian pada sesama yang merupakan watak kepribadian bangsa indonesia yaitu gotong royong senasib sepenanggungan.
Relawan bolo doni yang juga hadir di posko pengungsian SMP candipuro juga memberikan hiburan berupa sulap dan permainan anak anak untuk memompa semangat anak anak, pada kesempatan itu terungkap juga ada cita cita dari anak anak pengungsi yang bercita cita menjadi TNI sungguh sebuah kebanggaan tersendiri, ternyata semangat bela negara masih menancap di dada generasi kita, acara ini di awali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya oleh anak anak dan hadirin yang ada di tempat acara. Momentum keharuan terlihat saat lagu kebangsaan membahana di seluruh ruangan.
Disisi lain, Iskhak subagio, menghimbau kepada para donatur untuk memberikan donasi berupa pakaian dalam pria wanita dan anak anak, peralatan memasak, peralatan mandi juga sarana MCK bagi para pengungsi dan relawan yang ada dilapangan. Dia juga menambahkan jika mungkin ada sarana wifi gratis bagi pengungsi dan relawan agar dalam proses kegiatan tanggap darurat ini bisa maksimal, bantuan sembako dan baju layak pakai sudah banyak dan menumpuk, dia juga menghimbau agar donasi berupa barang ditahan dulu yang dipikirkan saat mereka kembali ke rumahnya yang kondisinya hancur pasti mereka butuh dana untuk membangun rumah mereka kembali.(red)


