BANYUWANGI – Lembaga pendidikan termasuk sekolah memiliki berbagai unsur penting yang menjadi pendukung dalam pelaksanaan kegiatannya.
Kepala sekolah merupakan salah satu unsur tersebut yang sangat mempengaruhi kinerja dari sebuah sekolah.
Kepala sekolah adalah seorang tenaga fungsional guru yang diberi tugas untuk memimpin suatu sekolah dimana diselenggarakan proses belajar mengajar, atau tempat dimana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran.
Perkembangan suatu sekolah tidak terlepas dari kepemimpinan kepala sekolah.
Seperti halnya SDN 2 Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur kini di bawah kepemimpinan kepala sekolah yang baru ini bisa dikatakan setingkat lebih maju. Sejak Januari lalu, Wuryanto, SPd yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SDN 1 Karangdoro dimutasi ke SDN 2 Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Sebagai kepala sekolah baru, Wuryanto tentunya dituntut untuk melanjutkan kinerja pemimpin sebelumnya agar SDN 2 Karangdoro bisa membuat pencapaian yang lebih baik lagi.
Ketika dikonfirmasi media di ruang kerjanya, Jum’at, 1 April 2022 Wuryanto menerangkan, bahwa ia menekankan visinya untuk meningkatkan kinerja guru di SDN 2 Karangdoro agar bisa mencapai tujuan pendidikan yang maksimal, baik di bidang pengetahuan atau keterampilan, termasuk juga menciptakan akhlak berbudi khususnya di kalangan peserta didik.
” Untuk itu dibutuhkan disiplin yang tinggi dalam bekerja,” tegas orang nomer satu di SDN 2 Karangdoro ini.

Wuryanto menambahkan, SD ini termasuk SD poros, SD tua, oleh sebab itu saya garap pertamanya fisiknya dulu, setelah itu baru akademik.
Beberapa hari yang lalu ikut lomba KO2SN ( Kompetisi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ) dikirim ke Banyuwangi sebanyak 2 anak kelas V, keduanya putri semua. Yang satu mewakili bulu tangkis dan satunya atletik. Walaupun belum mendapat juara tapi merupakan suatu kebanggaan bahwa muridnya ada yang mewakili untuk dikirim mengikuti lomba KO2SN tersebut.
“Kedepan seperti di SD yang saya tempati dulu itu saya harus seleksi anak itu harus sesuai dengan bakat dan minat,” ungkapnya.
Dari infrastruktur sekolah, SDN 2 Karangdoro juga melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana agar proses pembelajaran peserta didik bisa optimal.
Dalam 2 bulan berjalan kepemimpinan Wuryanto, SPd, sudah bisa menyelesaikan bangunan pura juga bangunan mushola yang ada di sekolah, serta yang dulu terlihat kumuh kini kelihatan lebih bersih, di halaman belakang sekolah juga ditanami lombok dan tanaman lainnya yang dilakukan oleh siswa-siswi.(Yon)

