MAHASISWA KKN UIN ADAKAN SOSIALISASI ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BULLYING DI MI MA’ARIF SRATEN

478 0

SEMARANG – Kegiatan sosialisasi ANTI BULLYING dilaksanakan pada Rabu (08/11/2023) pagi, yang bertempat di MI Ma’arif Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang oleh mahasiswa KKN Reguler 81 Pokso 18 UIN Walisongo Semarang.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi tindak kekerasan pada anak serta untuk menciptakan suasana yang nyaman dilingkungan sekolah. “Karena bullying merupakan salah satu faktor penghambat anak-anak untuk belajar dan perkembangannya juga dapat terganggu,” kata Dianilia Mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Bullying merupakan suatu bentuk perundungan atau penindasan yang dilakukan oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat secara sengaja terhadap orang yang lebih lemah dengan tujuan untuk menyakiti orang lain. Bullying ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya ialah kurangnya perhatian orang tua, pengaruh dari teman sebaya, kepribadian dan lain sebagainya.
Bullying dapat terjadi dimana saja, seperti lingkungan rumah, sekolah, sosial dan media sosial. Pelaku bullying juga dapat berasal dari berbagai kalangan dimulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Penulis berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi tindak penindasan yang terjadi dikalangan anak-anak. Karena bullying ini sangat berpengaruh terhadap kepercayaan diri dan dapat menyebabkan rusaknya masa depan anak yang menjadi korban bullying tersebut.

Sosialisasi dilakukan dengan memberikan materi kepada siswa-siswi kelas 4 dan 5 terkait pentingnya memahami dengan jelas tentang Bullying, jenis-jenis Bullying, dampak dalam kehidupan sehari-hari, serta cara mengatasi terjadinya Bullying. Kegiatan sosialisasi setelah pemaparan materi dilanjutkan dengan ice breaking dan menonton bareng ‘film animasi melawan perundungan seri pendidikan karakter’. Penanyangan animasi ini dilakukan agar siswa-siswi tidak merasa bosan dan bisa lebih memahami secara nyata melalui audio visual.

Kegiatan sosialisasi tersebut diakhiri dengan membagikan hadiah yang telah disiapkan sebelumnya. Hasil yang akan dicapai setelah pelaksanaan program ini adalah murid MI Ma’arif, Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang mengetahui tentang bahaya perbuatan Bullying yang terjadi di dalam kehidupan baik di lingkungan sekolahan maupun di lingkungan masyarakat luar.

Penulis: Divisi Pendidikan dan Keagamaan KKN Reguler Angkatan 81 Posko 18 UIN Walisongo Semarang

Editor : r_80

Related Post