HomeJawa TimurPRAKTIK KERJA LAPANGAN DI POLRES MALANG, SIAPA TAKUT...?

PRAKTIK KERJA LAPANGAN DI POLRES MALANG, SIAPA TAKUT…?

GempurNews. Com – Indonesia – Jawa Timur – Kabupaten Malang

Menjelang akhir masa studi, mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang (Jumat, 27 Juli 2018)

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan tradisi dari sebuah perguruan tinggi dan universitas. PKL atau magang atau istilah sejenis sering digunakan oleh sebuah universitas sebagai ajang pembuktian dalam memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan dan mengimplementasikan keilmuannya di dunia kerja.

Advertisement

Seperti halnya yang dilakukan oleh Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang di unit PPA polres Malang.
Menurut penuturan M. Yusuf Wildan Arifin, ” Penempatan mahasiswa PKL bervariasi mulai dari lembaga pendidikan seperti sekolah umum, pondok pesantren, perusahaan, dinas sosial hingga lembaga kepolisian.”
“Kami dan teman teman satu kelompok yang terdiri dari M. YUSUF WILDAN ARIFIN, ASRI KHURRIL AINI, NOVIA DWI RAHMAWATIE dan DIO AFIV PRASTYO.”
Bagi ke – 4 mahasiswa psikologi ini merupakan kesempatan emas, karena akan menjadi pengalaman sekaligus tantangan tersendiri bagi diri dan kelompoknya.
Keadaan korban yang berbeda beda tentu memerlukan pendekatan yang berbeda pula, apalagi tidak Semua korban mau secara langsung terbuka kepada para mahasiswa PKL. Masih menurut Yusuf, “Ada beberapa korban yang memerlukan pendekatan ekstra agar bisa dan mau untuk diberikan pendampingan. Akhirnya diperlukan kejelian strategi dan inisiatif didukung kreatifitas dan inovasi dari kelompok. Adapun beberapa kegiatan PKL yang mereka lakukan pada unit PPA adalah membantu proses penyidikan dengan memberikan beberapa tes psikologi bagi para tersangka maupun korban yang digunakan sebagai bahan pertimbangan penyidik dalam melayani kasus yang ada.
Diantara tes yang telah diberikan adalah tes kepada tersangka pencurian, pembunuhan dan penganiayaan. Mereka juga melakukan pendampingan terhadap korban pencabulan dibawah umur dan korban KDRT. selain itu, keempat mahasiswa juga melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang Sex Education dan bahaya sosial media dibeberapa sekolah di wilayah Kepanjen yaitu meliputi SMP 3 MUHAMMADIYAH, SMP TARBIYATUZ SHIBYAN dan SMK ISLAM KEPANJEN. (Muji – Gempur MalRa/Malang raya)

RELATED ARTICLES

Most Popular