LUMAJANG – Harga empon-empon di Pasar Besar Lumajang, Rabu (29/1 2025), masih relatif tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhi tingginya harga kebutuhan dapur itu. Intinya, kurangnya jumlah pasokan barang komoditi dari para pedagang besar.
Kurangnya pasokan barang hasil pertanian tsb antara lain karena para pemasok menjual barang dagangannya ke para tengkulak dari Surabaya.
Biasanya para tengkulak membeli sayur-mayur dan empon-empon dari Lumajang karena pasokan barang dari daerah lain ke pasar Surabaya jumlahnya berkurang.
Sementara para pemasok di Pasar Besar Lumajang memilih menjual barangnya ke para pemasok dari Surabaya, karena mereka berani membeli dengan harga tinggi.
Harga empon-empon di Pasar Besar Lumajang per-kilo, hari ini: Kencur Rp 34.000, jahe gajah Rp 26.000, jahe emprit Rp 24.000, kunir Rp 8.000, dan laos Rp 5.000.
Bawang putih lanang/tunggal Rp 150.000, bawang putih biasa Rp 37.000, dan bawang merah Rp 30.000.
Kemiri utuh Rp 65.000, kemiri pecah Rp 55.000, asam jawa kuning Rp 19.000, dan asam jawa hitam Rp 17.000.
Keluwek Sulawesi Rp 28.000, keluwek lokal Rp 25.000, ketumbar Rp 20.000, jinten Rp 65.000, dan merica Rp 137.000.
Harga di atas berlaku di kalangan pedagang besar. Apa bila anda membeli di tingkat penjual atau pengecer, biasanya harga selisih antara Rp 3.000 sampai Rp 5.000 per-kilo. (red/bur)
