
SAKTI Plus Diskominfo Raih Juara I INOPAMAS 2026, Wabup Pasuruan Tekankan Inovasi Harus Berdampak bagi Masyarakat
Pasuruan – Inovasi SAKTI Plus milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan berhasil meraih penghargaan terbaik pertama pada kategori Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik dalam ajang Lomba Inovasi dan Teknologi Kabupaten Pasuruan Maju, Adil, dan Sejahtera (INOPAMAS) 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penganugerahan INOPAMAS 2026 yang berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (7/7/2026). Ajang tahunan ini menjadi wadah apresiasi bagi berbagai inovasi yang lahir dari perangkat daerah, institusi pendidikan, komunitas, hingga kalangan milenial.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, mengapresiasi seluruh peserta dan pemenang yang telah menghadirkan berbagai terobosan untuk mendukung peningkatan pelayanan publik maupun pembangunan daerah.
Menurutnya, inovasi yang telah dihasilkan tidak boleh berhenti sebatas mengikuti kompetisi, tetapi harus terus dikembangkan agar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pemenang, semoga inovasi yang telah diciptakan betul-betul memberikan manfaat secara berkelanjutan,” katanya.
Shobih juga berharap setiap inovasi dapat terus disempurnakan sekaligus menjadi inspirasi bagi perangkat daerah maupun masyarakat untuk melahirkan gagasan-gagasan baru.
“Kepada semua pemenang, saya berharap dapat mengembangkan inovasinya untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan. Bisa menularkan inovasinya untuk memacu masyarakat agar lahir inovasi yang berkelanjutan,” harapnya.
Pada kategori Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik, SAKTI Plus milik Diskominfo Kabupaten Pasuruan menempati posisi terbaik pertama. Peringkat kedua diraih inovasi Pakde Ketawa dari Puskesmas Gondangwetan, disusul BANDROL milik RSUD Bangil di posisi ketiga.
Sementara itu, inovasi Gerbang Kembar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan berada di peringkat keempat, Tuan Josam milik RSUD Grati menempati posisi kelima, sedangkan Prokasih dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan meraih peringkat keenam.
Untuk kategori Teknologi dan Nonteknologi, inovasi Bimbel Akar Rumput yang dikembangkan Karang Taruna Mutiara Telaga Bakti Desa Alas Telogo, Kecamatan Lekok, dinobatkan sebagai juara pertama. Kategori Pendidikan/Pembelajaran dimenangkan inovasi BISMA dari UPT Satuan Pendidikan SDN Baujeng 1, sedangkan kategori Milenial diraih Bank Sampah Sari Asri melalui inovasi Sari Asri Digital Hub.
Panitia juga memberikan penghargaan kategori Terinovatif kepada RSUD Grati atas konsistensinya dalam mengembangkan berbagai inovasi pelayanan.
Keberhasilan SAKTI Plus menjadi yang terbaik disambut syukur oleh perwakilan Diskominfo Kabupaten Pasuruan, Ratna Widiawati. Ia menilai penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi pelayanan berbasis teknologi mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Ratna menjelaskan, SAKTI Plus dikembangkan sebagai layanan konsultasi dan penyedia informasi di bidang teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
“Jelas bangga sebagai putra daerah, karena ini bukti nyata kontribusi terhadap pembangunan dan layanan publik. Jadi silahkan apapun masalahnya terkait teknologi informatika di Kabupaten Pasuruan, silahkan layangkan di sakti plus,” ungkapnya.(Qomar)










