BARITO UTARA- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan acara sidang senat terbuka wisuda ke- XIV program sarjana strata 1 jurusan manajemen perusahaan program studi manajemen, telah dilangsungkan bertempat di aula Hagia Soplhia STIE Muara Teweh, Selasa 03/06/2025.
Hadir pada acara Wisuda ini Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Dr. Muhammad Akbar, Sekda Barito Utara Drs. Muhlis, Anggota DPRD, Pembina Yayasan dan jajarannya, Dosen Tenaga Kependidikan STIE Muara Teweh, Dandim 1013 Muara Teweh, diwakili Kapten Inf. Trio Pramono, Wakapolres Barut, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Utara, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Kemenag, OPD Barito Utara, Ikatan alumni STIE Muara Teweh, Pimpinan Perusahaan, Perbankan serta orang tua Wisudawan dan Wisudawati.
Ketua STIE Muara Teweh Hj. Sofia, SE., MM. Dalam laporannya menyampaikan, bahwa acara wisuda pada bulan Juni 2025 ini sebanyak 159 orang, terdapat 3 orang wisudawan terbaik, Alhamdulillah mereka mendapatkan nilai dengan pujian dan lulus tepat waktu. Kemudian pada kesempatan ini pula saya berserta pihak akademika mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang di wisuda pagi hari ini.
“Pada hari ini juga saudara telah menyelesaikan gelar kesarjanaan yang mana selama ini menjadi bukti ditempuh, yaitu dengan suka maupun duka. Tetapi hari ini, semua menoreh suatu kenangan yang tidak akan pernah dilupakan. Dengan menyandang gelar sarjana, saudara ini mengemban tugas baru yang lebih tinggi sehingga bisa berkiprah memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan bangsa Indonesia,” Kata Hj. Sofia.
Pembelajaran saudara masih belum selesai, diluar sana adalah sekolah untuk tempat menguji kemampuan dan ilmu pengetahuan yang saudara miliki dalam menyelesaikan masalah. Kami berharap kesuksesan terus mengisi saudara dalam semua kegiatan. Raihlah cita-cita, jadilah intelektual yang bermartabat, jalani hidup dengan semangat dan bahagia karena kunci bahagia adalah sukses.
“Tetaplah menjadi orang yang baik, keberadaan selalu dicari, kehadiran selalu dinanti, kepergian ini kebaikan diteladani dan kematian ditangisi. dan jadilah anak yang selalu berbakti, yaitu kepada kedua orang tua yang selama ini membesarkan diri saudara,” ucapnya.
Pimpinan dan seluruh sivitas akademika mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada orang tua atau wali yang telah memilih, dan mempercayakan putra- putrinya untuk kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh.
“Tanpa kepercayaan tersebut, sudah tentu STIE tidak dapat berbuat banyak dalam menciptakan suasana akademik yang kondusif dan meningkatkan tata kelola STIE Muara Teweh. Kerja sama yang baik tetap terjalin, mari kita tingkatkan terus walaupun putra putrinya sudah tidak di kampus ini,” Tutup Hj. Sofia.
Kemudian masih ditempat yang sama pembina yayasan Batara H.Tajeri, SE. SH. MH Menyampaikan ucapan syukur atas pencapaian yang telah diraih anak didiknya selama Kuliah di STIE Muara Teweh.
“Kita merasa bangga, senang dan terharu, kita bisa melihat mereka berhasil, terharu karena kita harus berpisah dengan mereka, selama Empat Tahun Banyak suka duka yang di jalani mereka. Pribahasa mengatakan, pertemuan pasti ada Perpisahan Alhamdulilah hari ini Mereka berhasil di Wisuda,” ungkap Tajeri.
“Saya sebagai pembina yayasan berharap STIE Muara Teweh kedepan bisa berobah bentuk menjadi Universitas, dan sekarang masih dalam proses. Dari 7 program studi yang kita wacanakan yakni : Fakultas Ekonomi, Hukum, Perikanan, Pertanian, PGSI dan Infomatika.
“Apa yang pernah kami usulkan ini, semoga dapat terealisasi, karena tahun 2025 sudah berbentuk Universitas, dan saat ini kita sudah mempersiapkan tempat untuk pembangunan gedung.
Tajeri, mengatakan Pemerintah Daerah Barut telah menyediakan Anggaran 5 Milyar untuk anak – anak yang mau melanjutkan pendidikan terkhusus di Muara Teweh.
“Disini nanti ada Universitas Barito Utara, Politeknik dan Stais, silahkan lah nanti mereka mau memilih dimana. insha Allah Bulan ini kita akan jadwalkan Pengesahan Perda Beasiswa tersebut,” terangnya.
Menurut Tajeri, 65% anak – anak di Barito Utara tidak bisa melanjutkan Kejenjang perguruan tinggi, kenapa, …?. Pasalnya, keterbatasan Ekonomi, kita disinikan terbatas.
Kendati, terbatas kita tetap mengusahakan anak – anak yatim piatu berkuliah di STIE dengan biaya gratis, bahkan ada yang sudah di Wisudah hari ini semua kita yang membiayainya.
“Bagi mereka yang berprestasi nanti melalui proses, yang ingin melanjutkan ke- S2 Semua kita yang biayai, seperti yang sudah berjalan sekarang beberapa Dosen kita sekolahkan dengan dana dari kita, seperti kemaren ada 4 Orang Magister Akutansi Alhamdulillah sudah selesai semua, dan ini ada 4 Orang lagi dari perpustakaan yang kita sekolahkan ke Medan ke Universitas Sari Mutiara.
Sementara kuliahNya pakai daring, mereka mengambil kejuruan Ilmu Pendidikan Jurusan Pustakawan semua biayanya dari yayasan kita. Semoga apa yang kita lakukan ini Bermampaat untuk semua Orang,” harap Pembina Yayasan Batara, Tajeri. (SS).

