
“Sekardadu” Korsda Pesanggaran Ingin Jadiian Sungai Sebagai Project Based Learning Tematik Tentang Lingkungan.
Gempurnews.com | Banyuwangi – Melalui Program Inovasi Sekolah Rawat Daerah Aliran Sungai (Sekardadu) Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Pesanggaran ingin menjadikan Sungai sebagai Project based learning tematik tentang Lingkungan.
Hal ini disampaikan langsung Korsda Pesanggaran, Sugiyono melalui Pelaksana Program, Prastyo Riyadi, dalam pelaksanaan Sekardadu yang berlokasi di DAM Kudung, Jum’at (21/11/2025).
“Tujuan dari program Sekardadu ini sendiri adalah untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang lebih peduli terhadap lingkungan perairan, menjaga dan merawat kebersihan sungai. Intinya Sekardadu mendorong kesadaran masyarakat terhadap kelestarian alam, agar ekosistem terjaga dengan baik, dengan program ini kita ingin menjadikan sungai sebagai project based learning tematik tentang lingkungan, utamanya ekosistem sungai,” Tandasnya.
Sekardadu merupakan upaya Pemkab Banyuwangi melalui Dinas PU Pengairan Banyuwangi dalam memelihara aliran sungai dengan melibatkan lintas sektor seperti lembaga pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi (Universitas) program ini mengajak pelajar dan mahasiswa bergerak. Masing-masing menjaga kebersihan sungai di wilayah sekitar masing-masing.
“Sekardadu merupakan program kolaboratif yang melibatkan lintas sektoral termasuk pelajar dari semua tingkatan pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, untuk bersama-sama merawat kebersihan sungai yang ada di sekitar lingkungannya,” Terangnya.
kegiatan kali ini merupakan kesebelas kalinya dari lima belas lembaga pendidikan yang ditargetkan dalam satu tahun program Sekardadu dimasing-masing Korsda.
“Masing-masing Korsda ditargetkan 15 lembaga pendidikan namun karena luasnya wilayah dengan jangkauan antar lembaga pendidikan yang jauh tidak memungkinkan untuk kita laksanakan secara bersamaan,”
Sebanyak 99 Siswa dari SDN 6 Kesilir mengikuti kegiatan, didalamnya siswa tidak hanya sekedar mendapatkan edukasi materi, melaikan dapat terjun langsung dalam berbagai kegiatan.
“Jadi anak-anak dari pagi tadi setelah kita berikan edukasi tentang pemahaman dasar bagaimana merawat aliran air setelahnya kita ajak anak-anak melaksanakan berbagai kegiatan, dari penanaman pohon hingga pembersihan wilayah sungai,” Terang Prasetyo.
Sementara itu, Ardoan Tri Hartanto selaku Kepala Sekolah SDN 6 Kesilir memberikan apresiasinya dan berharap kedepan kegiatan ini akan terus berlanjut.
“Alhamdulillah kegiatan ini banyak mengedukasi anak-anak untuk lebih perduli terhadap lingkungan, utamanya sungai. Saya mewakili lembaga sekolah berharap kegiatan semacam ini bisa terus berjalan, kita bisa terus berkerja sama berkolaborasi tentunya dengan program yang lebih inovatif kedepannya.” Terangnya. (*/Sgt)










