LUMAJANG, 17 Agustus 2026. Bendera Merah Putih sudah dikibarkan dan diturunkan dengan sempurna. Namun bagi 75 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Lumajang, perjalanan mereka belum selesai.
Senin malam [17/8/2026], suasana berbeda terasa di halaman belakang Pendopo Arya Wiraraja. Tidak ada aba-aba baris-berbaris. Yang ada tawa, nyanyian, dan obrolan santai. Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar malam kebersamaan sebagai bentuk apresiasi atas tugas yang telah dituntaskan Paskibraka pada Upacara HUT ke-81 RI.
Dalam kesempatan itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah berlatih selama kurang lebih 20 hari secara nonstop.
“Terima kasih atas usaha dan kerja keras kalian, mulai dari pengibaran hingga penurunan bendera. Kalian telah melaksanakan tugas dengan sangat sempurna,” ujar Indah.
Bupati menekankan, pengalaman menjadi Paskibraka bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Nilai disiplin, ketangguhan, kemandirian, tanggung jawab, dan kekompakan yang ditempa selama latihan diharapkan menjadi bekal di sekolah, keluarga, dan masyarakat.
“Setelah ini tugas kalian masih cukup banyak sebagai generasi muda. Masih ada hal yang harus kalian capai dan ada hal yang harus kalian pertahankan, yaitu nama baik bangsa dan Kabupaten Lumajang. Jadilah anak muda yang unggul, tangguh dan berakhlak,” pesannya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma. Ia menilai proses panjang sejak latihan hingga pelaksanaan tugas telah membentuk karakter disiplin dan mandiri.
“Adik-adik luar biasa dan sungguh membanggakan. Kalian telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, semangat dan kegigihan. Semoga selalu diberikan kemudahan dalam menggapai cita-cita,” ungkap Yudha.
Malam ramah tamah itu berlangsung hangat. Para anggota Paskibraka berkumpul bersama Bupati, Wakil Bupati, pembina, dan orang tua. Acara ditutup dengan hiburan dan bernyanyi bersama.
Pemkab Lumajang berharap nilai positif yang diperoleh selama menjadi Paskibraka tidak berhenti setelah rangkaian peringatan kemerdekaan selesai. Peran pembina, orang tua, dan pemerintah daerah juga diharapkan terus mendampingi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan menjaga karakter.
Dengan demikian, dari lapangan upacara, anggota Paskibraka Lumajang pulang membawa pengalaman menjalankan tugas kenegaraan sekaligus bekal kedisiplinan dan ketangguhan untuk masa depan. (red)











