LUMAJANG – Selama ini orang hanya tahu Lumajang dengan sapinya. Padahal di balik kandang-kandang warga, ada Kambing Senduro dan domba dengan kualitas unggul yang siap bersaing.
Untuk kepentingan itu Pemkab Lumajang akan menggelar potensi lokal. Ajang ini bukan sekadar lomba mencari juara. Tapi juga panggung bagi peternak memperkenalkan hasil budidayanya.
“Selama ini masyarakat tahunya Lumajang itu sapi. Padahal kita punya Kambing Senduro yang khas dan domba unggulan,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lumajang, Retno Wulan Andari, Rabu [19/8/2026].
Bagi peternak, kontes ini jadi kesempatan langka. Mereka bisa mengukur sejauh mana kualitas ternaknya, sekaligus bertemu dan berbagi ilmu dengan peternak lain.
Pemkab juga tidak main-main soal kesehatan hewan. Syaratnya ketat: ternak wajib vaksin, ada surat keterangan, dan mobilitas keluar-masuk kandang dibatasi.
Tiga hari sebelum hari H akan ada technical meeting untuk menjelaskan teknis lomba. Area kontes pun dipisah per kategori agar penjurian lebih fair.
Nantinya, peternak yang ternaknya terbaik akan pulang membawa sertifikat, trofi, dan hadiah. Tapi yang lebih penting, nama Lumajang sebagai lumbung ternak unggulan akan semakin dikenal.
“Datang dan lihat langsung. Biar masyarakat tahu potensi kita,” ajak Retno.
Dihubungi terpisah, Slamet, salah seorang peternak asal Senduro mengaku bersyukur dengan adanya ajang ini. Apalagi kabarnya Pemkab Lumajang mulai mencari bibit unggul dari peternakan lokal.
“Alkhamdulillah akhirnya ada kontes ternak. Semoga lewat kontes ini kambing saya bisa menang dan pulang membawa trofi,” ujarnya kepada media ini. (red)











