HomeJawa TimurKIRAB BUDAYA BERSIH DESA NGADILANGKUNG USUNG TEMA "KEBUDAYAAN KITA KEBHINEKAAN INDONESIA"

KIRAB BUDAYA BERSIH DESA NGADILANGKUNG USUNG TEMA “KEBUDAYAAN KITA KEBHINEKAAN INDONESIA”

GempurNews. Com – Indonesia – Jawa Timur – Kabupaten Malang

Mengusung tema “Kebudayaan Kita Kebhinekaan Indonesia” sebagai wujud nyata cinta tanah air tumpah darah dan wujud rasa syukur atas kemerdekaan negeri ini, warga Desa Ngadilangkung Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang adakan kirab budaya bersih desa (Minggu, 23 September 2018).

Seperti yang telah disampaikan oleh panitia penyelenggara bahwa masyarakat Desa Ngadilangkung yang majemuk ini sudah lama merindukan kegiatan – kegiatan semacam ini, jadi tak usah heran bila antusiasme masyarakat sangat tinggi dan apresiatif. Ini bisa dilihat dari jumlah peserta pawai kirab budaya yang mencapai ribuan.

Advertisement

Desa Ngadilangkung memang memiliki rasa peduli yang tinggi terhadap kegiatan nasional seperti ini, walau hanya mengitari jalan desa tapi kehebohannya tidak berkurang, apalagi kegiatan ini bertujuan untuk pemersatu dan menjunjung tinggi rasa kebersamaan diantara warga masyarakat Desa Ngadilangkung.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Muspika Kepanjen yang terkenal dengan sinergitas tiga pilarnya, seluruh panitia, pemerintah desa dan staf, babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh desa, serta para undangan.

Acara kegiatan semakin meriah setelah peserta sampai didepan panggung kehormatan, karena tiga pilar turun ke arena dan tanpa ragu ikut membaur, berjoged dan menari sekaligus foto bersama dengan beberapa peserta, tentu saja goyangan bapak Kapolsek dan bapak Camat Kepanjen ini mendapat aplaus panjang dari para penonton maupun segenab yang berada di panggung.

Kegiatan kirab budaya yang diikuti oleh 15 kelompok dari RT setempat menampilkan berbagai jenis kostum dan budaya nusantara, bahkan ada budaya dari negeri Paman Sam yaitu suku dayak apache ditambah dengan peserta carnival yang lagi trend saat ini.

Menurut salah satu anggota karang taruna desa setempat, sebut saja bapak Fatah, “Mengaku sangat senang dan bangga atas partisipasi masyarakat mulai dari anak – anak, remaja, dewasa bahkan lansia tumplek blek ikut berpartisipasi dan meramaikan kirab budaya ini, tentu ini menjadi cambuk bagi kami mas, agar pelaksanaan tahun depan menjadi lebih meriah, ” ujarnya. Kami bangga dengan bapak Kepala Desa mas, ” Bapak Slamet mampu dan bisa membaca keinginan masyarakat Desa Ngadilangkung yang sudah sangat rindu dengan kegiatan seperti ini, buktinya lihat mas, hampir semua lapisan masyarakat terlihat ikut meramaikannya. Tampilan adat istiadat nusantara, ogoh ogoh, barongsai dan liang – liong, reog dan jaranan, bantengan, sepeda hias, carnival dan suku dayak apache serta sendra tari kolosal roro jonggrang dan sawunggaling mampu menghipnotis penonton yang rela berjajar mulai pukul 13.00 wib sampai acara selesai.

Diakhir kegiatan Kepala Desa Slamet Suprayitno menyampaikan rasa syukur dan terimakasih tiada tara kepada semua panitia penyelenggara, masyarakat desa Ngadilangkung dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini.

Reporter : Muji – Gempur MalRa

RELATED ARTICLES

Most Popular