Upacara Hari Kesaktian Pancasila Di Barut Tingkatkan Etos Kerja Dalam NKRI

454 0

 

Barito Utara.Gempurnews.com -Pemerintahan Kabupaten Barito Utara memperingatan hari Kesaktian Pancasila tahun 2019 yang dirangkaikan dengan apel gabungan di lingkup Pemda Barito Utara, kegiatan upacara tesebut dihadiri Sekretaris Daearh, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah. upacara gabungan berlangsung dihalaman kantor Bupati Barito Utara Jl A.Yani Muara Teweh, Selasa 1 Oktober 2019.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan dalam rangka kecintaan terhadap NKRI. Karena Pancasila sebagai lambang Negara, untuk meningkatkan etos kerja dalam wujud pengabdian dan tanggung jawab untuk melaksanakan tugas sehari-hari, lebih penting lagi dalam menjalin komunikasi serta silaturahmi antar PNS, ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten. Kemudian kegiatan upacara ini disertakan dengan penyerahan kedaraan Dinas operasional Kepada pengawas Sekolah Dasar(SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas(SLTP) di Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Barito Utara.

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah bertindak sebagai Inspektur upacara dalam mengawali rangkaian upacara, dengan mengajak seluruh peserta upacara untuk mengheningkan cipta dan membaca naskah Pancasila, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah Undang-Undang Dasar 1945 serta ikrar oleh petugas upacara.

Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa 1 Oktober adalah hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tahun, Pancasila sebagai ideologi dan pemersatu bangsa Indonesia harus tetap dijaga dan dipertahankan, demi utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

H.Nadalsyah juga mengutip kalimat yang disampaikan oleh Presiden Indonesia Ir.Soekarno, yakni Bangsa Yang Besar adalah Bangsa Yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya.
“Dengan Pancasila sebagai ideologi bagi bangsa Indonesia akan tetap relevan dalam setiap waktu dalam perkembangan jaman. “Pancasila fundamental bisa diyakini sebagai pemersatu  keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mempunyai semboyan Bhineka Tunggal Ika (berbeda beda tetapi tetap satu juga),” tutup Bupati. (SS).

Related Post